Entries Tagged 'Islam' ↓

Sabtu sore yang penuh hikmah

Kemarin ketemu sama seorang Ustadz, beliau bercerita tentang 3 orang sahabat yang tidak ikut berperang bersama Nabi Muhammad saw. satu dari 3 orang tersebut, adalah seorang pemuda, yang kuat, dan sangat2 mampu untuk berperang, sedang 2 orang yang lain, cukup uzur, walau masih memiliki kewajiban untuk berperang.

Ada yang unik...

Yang unik, Ka'ab bin Malik, nama pemuda tersebut, mengakui kelalaian beliau. Pemuda ini sadar, kalau dia mau ikutan berbohong layaknya para munafiqun, bisa2 aja. Alasan kan gampang lah dicari. Dan how to convince someone, kita semua tau, bisa saja dilakukan dengan banyak cara. tapi tidak dengan pemuda yang satu ini, dia UNIK.

Dia jujur, dia berleha2 sebelum berperang. Padahal dia mau unutk ikut, tapi dia terlalu santai. Dengan bekal alasan tersebut, Ka'ab menghadapa Rasullulloh saw, begini begitu ya Rasul... Rasululloh saw saat itu 'marah', dan mengatakan, tunggulan ketentuan dari Allah dan Rasul nya. (marah dengan tanda kutip saya pikir lebih pas).

hukuman kepada pemuda ini, unik pula,,, dikucilkan, diboikot, dicuekin dari komunitas sekitarnya. Jadi, kalo si pemuda ini ngobrol dengan seseorang, orang yg diajak bicara tidak mengindahkannya, ke pasar, orang2 menganggap dia gak ada, ketika bertatap muka dengan Rasululloh, Beliau saw memalingkan muka... Ka'ab, dan orang2 saat itu tidak ada yang tau, kapan hukuman tersebut akan berakhir. ternyata selama 40 hari hukuman tersebut dilaksanakan. selesai? tidak. sejak hari ke 41, sang istri dilarang untuk 'menjalankan kewajibannya' kepada Ka'ab.

Dunia terasa sempit bagi Ka'ab. Orang2 yang biasa mencintai dia, istri, sahabat2nya, bahkan Rasululloh saw, menghindar darinya. Andai kata saya jadi Ka'ab, stresss dan nangis2 kayanya... cobaan datang lagi bagi Ka'ab. Dia mendapatkan surat ajakan bergabung kepada musuh saat itu, dan dijanjikan beragam kelebihan dan keuntungan. Dengan sigap, dirobek surat itu, dan dibuangnya...

Hal yang unik lagi, walau begitu, Ka'ab tetap menjalankan ibadah, dan terus berusaha bertaubat. tak kenal lelah, dan selalu berprasangka positif terhadap segala ketentuan Allah swt.

Hari yang indah datang bagi seorang Ka'ab. Seorang sahabatnya menyapa dan memberitahu, bahwa turun sebuah ayat, yang mengatakan bahwa hukuman pengucilan kepada Ka'ab telah berakhir. Ka'ab sangat senang. Saking senangnya, Ka'ab yang merupakan salah satu saudagar kaya saat itu, langsung memberikan pakaian terbaiknya kepada orang yang pertama kali memberitahu hal tersebut. Saking senangnya, beliau samapai meminjam sebuah baju dari teman lain, karena ingin bertemu dengan Rasululloh saw dan mengkonfirmasi hal tersebut dengan pakaian yang terbaik.

Sepanjang perjalanan menuju rumah Rasululloh, Ka'ab bak disambut bagai raja oleh orang2 di sekitar. Semua meng-elu2kan nya. Semua sangat mencintai Ka'ab, dan Ka'ab pun mencintai mereka. ketika bertemu dengan Rasul, ka'ab bertanya akan benar tidaknya sesuatu yang ia dengar dari sahabatnya, Nabi membenarkan...

*cerita ttg Ka'ab tercatat dalam Q.S. Attaubah, ayat 118
"dan terhadap tiga orang [Yaitu Ka'ab bin Malik, Hilal bin Umayyah dan Mararah bin Rabi'. Mereka disalahkan karena tidak ikut berperang.] yang ditangguhkan (penerimaan taubat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa merekapun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya. Sesungguhnya Allah-lah Yang maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang."

Hikmah cerita... ?
silahkan disimpulkan sendiri.





[Tragis]Dilarang memakai jilbab oleh ayah sendiri

Dilarang memakai jilbab oleh ayah sendiri

Di suatu malam, Susi memutuskan bahwa ia akan mulai memakai jilbab mulai esok hari. Ia meminta izin terlebih dahulu kepada ayahnya. Namun, tak ia sangka ayahnya malah melarangnya. Berikut dialog yang terjadi antara keduanya:

Susi        : Pa, Susi ingin bicara…
Ayah     : Ada apa, sayang?

Susi      : Papa, aku ingin memakai jilbab mulai besok
Ayah      : Apa kau bilang, Susi? Papa ga salah denger nih?
Susi        : Aku ingin memakai jilbab, Pa…..
Ayah      : Papa tak setuju. Papa tidak ingin kamu memakai jilbab, Susi sayang.
Susi        : Pa, aku khan ingin tampil seperti teman-teman muslimah di kantorku
Ayah      : Tidak boleh, Susi. Pokoknya tidak boleh. Titik!

Susi        : Papa,, aku khan ingin menjaga kehormatanku. Makanya aku memakai jilbab (dengan nada memelas)
Ayah      : (Mulai emosi) Kehormatan apanya? Pokoknya papa ga suka kamu memakai jilbab. Apa nanti kata tetangga, hah?
Susi        : Pa, suatu saat setiap manusia harus berani untuk berubah. Tak peduli apa kata orang. Karena perubahan itu suatu keniscayaan bagi umat manusia. (dengan nada yakin seperti orator politik berbicara)
Ayah      : Susi, papa sayang sama kamu. Makanya papa melarang kamu memakai jilbab. Jadilah Susi seperti anak papa yang biasa yah sayang…..
Susi        : Tapi, paaaaa…
Ayah      : (tak acuh)

Susi        : Pokoknya Susi mulai pakai jilbab besok. Ga peduli papa mau ngomong apa
Ayah      : (Marah) KALAU KAU TETAP MEMAKAI JILBAB BESOK, JANGAN PERNAH KEMBALI KE RUMAH INI!
Susi        : (Tersentak kaget. Lalu menangis ke kamar) hiks.. hiks..

Ayah      : (Melihat anaknya menangis masuk ke kamar. Ia pun mengikutinya) Susi,,, maafin papa yah?
Susi        : Papa jahat! Kenapa sih papa melarang kebebasanku? Berikan Susi satu alasan kenapa papa ngotot tidak memperbolehkan Susi memakai jilbab!
Ayah      : Susilo, kamu ini khan laki-laki, makanya papa ga setuju kamu pakai jilbab……

Demikianlah kisah Susilo. Akhirnya ia  bertaubat dan memutuskan untuk tidak memakai jilbab. Setahun kemudian, ia bertarung melawan naga raksasa untuk membebaskan sang putri yang cantik dan berjilbab. Lalu ia menikah dengan putri cantik sholehah berjilbab itu dan hidup bahagia untuk selamanya. Sekian….

Hikmah kisah ini:

  1. jadilah anak yang penurut kepada orang tua
  2. jadilah ayah yang baik seperti ayah Susi
  3. kalau menangis sebaiknya di kamar, jangan di tempat umum
  4. carilah istri yang sholehah, cantik, juga berjilbab agar hidup bahagia selamanya
  5. hikmah lainnya silahkan dicari sendiri
  6. hmm,, apalagi ya? oia, hikmah tentang jilbab… ah, lebih baik cari sendiri juga


Filed under: auto-post, things Tagged: ayah, islam, jilbab, joke, susi

Ekonomi Syariah, Wajah Baru Ekonomi Global

Krisis keuangan dan perlambatan ekonomi dunia yang meledak pada akhir 2008 terus membayangi pertumbuhan ekonomi selama tahun 2009. Internasional Monetary Fund (IMF) memprediksi perekonomian ekonomi dunia pada tahun 2009 akan mengalami kontraksi sebesar 1,1% (yoy). Perlambatan ekonomi terjadi sebagai dampak dari kian tertekannya aktivitas investasi dan melemahnya pengeluaran konsumsi. Melemahnya permintaan dunia berimbas pada tertekannya [...]

Haji dan Kesadaran Sosial

Meskipun ibadah haji telah ada sejak masa Nabi Ibrahim, namun bagi umat Islam, ibadah ini baru diwajibkan pada tahun 6 H. Walaupun begitu, Rasulullah SAW dan para sahabat belum dapat menjalankan ibadah haji karena saat itu Mekkah masih dikuasai kaum musyrik. Setelah Rasulullah SAW menguasai Mekkah (Fath Makkah) pada 12 Ramadan 8 H, terhitung mulai [...]

Ramadhan dan Tendangan Pinalti

“Ramadhan itu seperti hadiah tendangan pinalti dalam permainan sepak bola,” demikian kata seorang ulama menjelang shalat tarawih pertama di sebuah pesantren Jawa Timur. Piala dunia 2006 rasanya masih belum lekang dari ingatan kita. Kisah tandukan kepala Zidane sampai drama adu pinalti Italia lawan Perancis di partai puncak tidak mudah untuk kita tanggalkan dari bayangan kita. Sepak [...]

Repotnya jadi pemimpin dunia


  • Dhimaskasep turut berduka atas tragedi pengeboman yang terjadi di Hotel JW Marriott & Ritz-Carlton. Dengan ini mengutuk segala tindakan terorisme yang menghilangkan nyawa manusia tanpa alasan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
  • Turut berduka pula atas berbagai tragedi yang menimpa umat muslim di dunia: penyiksaan 4 mahasiswa Indonesia di Mesir, peristiwa penikaman muslimah di Jerman, juga pelanggaran HAM di Xin Jiang yang menelan ratusan korban jiwa.
  • Turut berduka atas banyaknya fitnah yang menimpa dunia Islam karena berbagai tragedi yang telah disebutkan di atas
  • Turut berduka pula atas ketidakadilan yang diderita oleh Pujiono dan keluarga (termasuk istrinya Ulfa). Semoga Syekh Puji sekeluarga diberikan ketabahan atas ketidakadilan hukum di negeri ini
  • Turut berduka atas merebaknya penyakit “haram” Flu Babi yang juga sudah sampai ke Indonesia. Semoga yang menderita cepet sembuh. Semoga juga cepat ditemukan vaksin/antibodi/apapun yang bisa menyembuhkan penyakit-penyakit mematikan seperti ini.
  • Turut berduka atas mahalnya biaya pendidikan di ITB. Mau kaya harus pinter, mau pinter kok harus kaya dulu?
  • Turut berduka atas rusaknya moral beberapa mahasiswa “joki” asal ITB. Mengapa kerja mereka tidak profesional sehingga ketahuan mereka berani melakukan tindakan tak bermoral itu? Otak anda jangan dijual dengan cara yang haram, Bung!
  • -
  • Terlalu banyak duka yang terucap. Tak adakah damai di bumi ini? Apakah perdamaian dunia hanyalah mimpi belaka? Atau memang damai itu adalah sebuah kata yang terwujud hanya jika “ketidakdamaian” itu sudah tiada, yang artinya perlu ada “ketidakdamaian” untuk mewujudkan suatu perdamaian? Apakah ini sebuah kutukan? If it YES, then I will break the curse! If there’s such a thing as peace, I will find it! (Naruto ch448)
  • Repotnya kalo jadi pemimpin dunia. Terlalu banyak masalah yang harus diselesaikan. huff
  • Posted in opinion Tagged: babi, bom, dunia, flu, Indonesia, islam, itb, joki, marriott, puji, ritz-carlton

    Random Things [v1]


    1. Serial Random Things berisi pemikiran-pemikiran acak bung dhimas nu kasep karena ga sempet kalo kudu dijadiin postingan penuh (terlalu sedikit bahan tapi terlalu banyak ide). Sebenernya ini versi kedua setelah postingan ini, tapi karena baru mau dirapiin dan dibuat terstruktur, jadilah ini yang pertama. Anggap aja yg dulu versi 0-nya

    2. Lagi mau bikin bisnis plan buat tugas kuliah Perencanaan Strategis (gw ketua kelas nih coy. Hoho,, sejak kapan gw bisa jadi KK?). Tentang sepatu charger : Energi Alternatif Pembangkit Listrik Tenaga Berat Badan. Konsepnya mengkonversi energi saat kita jalan menjadi energi listrik. Jadi waktu kita jalan kaki, bisa sekalian nge-charge batere. Doain yaa biar dapet nilai bagus,,hoho. Kalo ada yg tertarik bwt investasi juga boleh :)

    3. Gimana kabar pak Antashari Azhar? Konspirasi penjeblosan AA ke penjara sepertinya udah gagal nih. Malah pada nyari-nyari alesan stick golf mahal lah. hahaha

    4. Ada buku baru “ILUSI NEGARA ISLAM : Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia” . download di http://www.bhinnekatunggalika.org/ . Isinya kontroversif, dipublikasikan sekarang karena katanya takut ga boleh terbit. Buatannya antek-antek Gusdur & Wahid institute, tau lah yaa yg ngebela Ahmadiyah itu. Jangan dibaca bagi yang ga tahan konspirasi. Ga baik juga dibaca buat orang awam.

    5. Lupa lupa lupa lupa. Mw nulis apa lagi yah? C A-minor D-minor ke G ke C lagi A-minor D-minor ke G ke C lagi A-minor D-minor ke G ke C lagi

    6. pengen buru-buru liburan

    7. Selamat menikmati UAS terakhir buat para mahasiswa ITB 2005 yang normal (saya termasuk yang ga normal T_T )! Inget pesan saya : orang berBudi tidak menyontek :D

    8.Lagi baca bukunya si kambingjantan Raditya Dika. Ternyata dia anak salvo se-almamater ma gw. Hoho,, baru tau ada manusia seperti itu. Wkkk

    9. Besok ikut seminar KIT. Waw dapet tiket gratis, alhamdulillah. Thx to ratno & iqbal.
    Sekalian promosi dikit : Kajian Islam Terpusat, acara tahunan sejak 2007 by Gamais ITB, Dialog interaktif ekonomi syariah, alternatif solusi krisis ekonomi global. Dengan pembicara: Ichsanuddin Noorsy (pengamat ekonomi dan politik nasional), Dr. Ir. Wahyu Saidi, M.Sc (pengusaha bakmi, alumni ITB), H. Mustafa Edwin Nasution, Ph. D (ketua umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia), Ramzi A. Zuhdi (Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia), moderator: Rendy Syaputra (pengusaha muda, owner NATC). + Live Performance KPA (Keluarga Paduan Angklung) ITB.
    Bagi yg mau ikut acara di GSG ITB tanggal 23 Mei mulai jam 7.30~12

    10. Turut berduka cita atas korban kecelakaan pesawat hercules pekan ini. Sepertinya perawatan (control measurement) pesawat-pesawat harus diperketat lagi.

    Posted in activities, diary, industrial engineering, opinion, things Tagged: antashari azhar, bisnis, blogger, buku, gamais, gusdur, islam, itb, kit, kuburan, kuliah, liburan, plan, random, renstra, uas

    Rahasia dibalik penyerangan roket hamas ke Israel

    “… betapa inginnya kami agar bangsa ini mengetahui
    bahwa mereka lebih kami cintai daripada diri kami sendiri …”

    gw cukup bisa menerima kalau da statement salah satu pemicu agresi Israel ke Palestina beberapa saat yang lalu adalah serangan roket hamas yang sering mengancam daerah Israel yang berbatasan dengan jalur gaza. Tetapi saya juga setuju kalau ada pernyataan agresi Israel ini sangat berlebihan untuk sebuah balasan menanggapi roket hamas yang berdaya ledak sangat kecil. Reaksi yang berlebihan ini sebenarnya sangat bisa menggambarkan hasrat Israel untuk mencaplok wilayah2 yang tersisa yang ada di Palestina. Saat ini praktis daerah terbesar yang tersisa di Palestina yang belum dikuasai Israel adalah jalur Gaza yang dikuasai oleh Hamas yang sangat bertentangan dengan Israel.

    Sejak Hamas memenangi pemilu di Palestina tahun 2006, sudah terlihat sebenarnya ketidak dewasaan negara2 barat yang tidak mengakui kemenangan hamas ini. Kalo Israel sudah pasti, negara zionis ini tidak pernah mengakui keberadaan hamas sampai kapanpun. Yang lebih tidak gentle lagi adalah kubu Fatah yang dikalahkan oleh hamas di pemilu.

    Ketika dibubarkannya pemerintahan yang dipimpin hamas yang saat itu dikepalai oleh perdana menteri Ismail Haniya praktis aktivitas hamas sekarang terkonsentrasi di daerah Jalur Gaza yang notabenenya basis terbesar pendukung hamas di Palestina. Sejak saat itu pula pintu perbatasan antara jalur Gaza dengan wilayah Israel tertutup rapat untuk mengisolasi rakyat Palestina.

    Karena ditutupnya pintu perbatasan inilah pasokan bantuan, pasokan makanan, pasokan obat2an dan bantuan2 lainnya tidak dapat masuk dengan leluasa ke jalur gaza. Strategi hamas untuk bisa membuka pintu perbatasan itu adalah dengan menembakkan roket ke Israel, karena hanya sekedar untuk memancing ‘kemarahan’ Israel maka roket yang diluncurkannya pun memiliki daya ledak yang kecil. Ternyata strategi tersebut berhasil, Israel pun melancarkan agresi terbesar dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ke jalur gaza. Tetapi jatuhnya korban diatas 1300 orang ini apakah sudah termasuk dampak yang diperhitungkan atau tidak wallohu alam bis showab…bagi rakyat Palestina di jalur gaza sebenarnya tinggal memilih diantara 2 pilihan yang tidk ada bedanya : meninggal karena kelaparan ( cadangan makanan dijalur gaza sdh menipis) atau wafat karena serangan militer2 Israel yang membabi buta ( insya4JJ syahid ).

    Yang terjadi sekarang adalah membanjirnya bantuan dari dunia internasional yang bisa masuk ke jalur gaza. Karena ketika Israel habis2an menyerbu jalur gaza perhatian dunia internasional tertuju kepada bagaimana mengirimkan bantuan dalam bentuk apapun ke Palestina dan bantuan2 tsb bisa masuk ke jalur gaza jika pintu perbatasannya terbuka. Dan hari ini kita melihat fakta bahwa pintu perbatasan dibuka dan bantuan bisa masuk dengan lancar ke Palestina.

    Sehingga sebenarnya kejadian yang kita saksikan beberapa pekan ini antara militer Israel dan tentara pejuang hamas adalah peristiwa yang terjadi secara by design oleh hamas untuk mencegah rakyat Palestina di jalur gaza mati karena kelaparan.

    Dalam peperangan tersebut Israel dengan kekuatan militernya yang begitu canggih dan modern ternyata tidak mampu meluluhlantakkan hamas yang memiliki persenjataan yang terbatas..Apakah ini kekalahan Israel yang selanjutnya setelah beberapa saat lalu dipukul mundur oleh pejuang Hizbullah dibawah pimpin syeikh Hasan Nasrullah??? Biarkan dunia yang menjawabnya.

    “ … yang kami harap adalah
    Terbentuknya Indonesia yang lebih baik
    dan bermartabat serta kebaikan dari Allah swt pencipta alam semesta…”

    Muhamad Yunus
    KMPN05025


    Posted in islam, sospol Tagged: gaza, hamas, israel, palestina

    Pesan saya kepada para tokoh di indonesia & dunia [part 1]


    Susilo Bambang Yudhoyono Semangat pak berantas korupsi! Terus tingkatkan prestasinya mumpung masih jadi RI-1. Ga usah mikirin pilpres dulu, luruskan niat ketika bekerja.
    Jusuf Kalla Kerja yang bagus pak JK. Selama masih jabat ga perlu terlalu ngurusi partai dulu
    Hidayat Nur Wahid Tolong abseni & catet para anggota DPR yg males sidang. Biz itu posting aja di blog anda!
    Ariel Peterpan & Luna Maya Jadian nie? Cie ciee
    Din Syamsudin Semangat pak dukung perjuangan Palestina. Luruskan niat juga antara politik dengan agama
    Abdurrahman Wahid (GusDur) Saya doakan cepat mati ya Pak. Biar ga nambah dosa lagi! Dah kebanyakan tuh,,
    B J Habibie Lagi dimana pak? Jarang keliatan. Awak rindu nih,,,
    Anis Matta (Sekjen PKS) Lain kali jangan bikin iklan Suharto lagi ya! Ente hampir memecah belah partai sendiri tuh.
    Dede Yusuf Masih sering nongol di TV nih pak WaGub? Asal kerjaan tetep jalan sie gapapa :)
    Al-Amin Nasution (Koruptor) Lain kali kalo mau korupsi tolong ganti nama dulu y! setidaknya ga pake kata Al-Amin
    Djoko Santoso & Adang (ITB) Jangan DO saya dulu ya, Pak. Masih pengen kuliah di ITB :)
    Megawati S P Kalo pake jilbab gw dukung dah jadi wapres nya HNW
    Prabowo S Semangat pak bantu petani, nelayan, & pedagang pasar tradisional. Hidup Gerinda!
    Aburizal Bakrie Sejak kasus dengan Tempo jadi jarang keliatan Pak. Tolong bantu segera selesein masalah Lapindo ya!
    Musholli (Dirut PPSDMS) Awak dukung jadi Caleg, Bos! Hehe
    Barack Husein Obama Gimana nie Mr. Black in White House? Jangan dukung Israel atuh
    Pemimpin HAMAS (ga tau namanya) Hajar aja tuh Israel! Allahu Akbar
    Pemimpin Hizbullah (ga tau namanya) Bantuin HAMAS hajar Israel!
    Zaskia Adya Mecca Kalo malu-malu sama Hanung mending sama saya aja 8)
    Sekjen PBB (ga tau juga namanya) Israel mah hajar aja. Bales dendam tuh atas relawan yg mati.
    Budi Rahardjo (blogger) ngeBlog terussss,,,, asikk,,,,,
    Fadjroel Rahman Kalo Megawati ga pake jilbab, ente yg ane dukung jadi cawapres
    Dani Setiawan (ketua FSLDK) FSLDK masih kurang greget nih, bro! ente semangatin y!
    Matt WordPress ada fitur baru apa lagi nih? Awak tunggu ya,,,
    Imam Samudra Ente di surga atw di neraka nih?
    Pemimpin negeri arab & timur tengah (ga tau namanya) Ayo bantu Palestina hajar Israel! Jangan mikirin dunia mlulu!
    Mama Lauren UNREG <spasi> MAMA
    Budi Anduk Si Budi dari gua hantu? Pendekar dong lo?
    Abdullah Gymnastiar Ehm,,,ehm,,, anak kedua bagaimana kabarnya A’?
    Pembaca blog ini Kasih komen donk,,, :)
    Posted in diary, tulisan Tagged: ekonomi, gosip, islam, politik, sosial

    Pesan saya kepada tokoh negeri ini & tokoh internasional [part 1]


    <!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Cambria Math”; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Tahoma; panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:1627400839 -2147483648 8 0 66047 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:”"; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:”Calibri”,”sans-serif”; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 {size:595.3pt 841.9pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:35.4pt; mso-footer-margin:35.4pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>


    /* Style Definitions */
    table.MsoNormalTable
    {mso-style-name:”Table Normal”;
    mso-tstyle-rowband-size:0;
    mso-tstyle-colband-size:0;
    mso-style-noshow:yes;
    mso-style-priority:99;
    mso-style-qformat:yes;
    mso-style-parent:”";
    mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
    mso-para-margin:0cm;
    mso-para-margin-bottom:.0001pt;
    mso-pagination:widow-orphan;
    font-size:11.0pt;
    font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
    mso-ascii-font-family:Calibri;
    mso-ascii-theme-font:minor-latin;
    mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
    mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
    mso-hansi-font-family:Calibri;
    mso-hansi-theme-font:minor-latin;
    mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
    mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

    Pesan saya kepada para tokoh negeri ini & tokoh internasional [part 1]:

    Susilo Bambang Yudhoyono

    Semangat pak berantas korupsi! Terus tingkatkan prestasinya mumpung masih jadi RI-1. Ga usah mikirin pilpres dulu, luruskan niat ketika bekerja.

    Jusuf Kalla

    Kerja yang bagus pak JK. Selama masih jabat ga perlu terlalu ngurusi partai dulu

    Hidayat Nur Wahid

    Tolong abseni & catet para anggota DPR yg males sidang. Biz itu posting aja di blog anda!

    Ariel Peterpan & Luna Maya

    Jadian nie? Cie ciee

    Din Syamsudin

    Semangat pak dukung perjuangan Palestina. Luruskan niat juga antara politik dengan agama

    Abdurrahman Wahid (GusDur)

    Saya doakan cepat mati ya Pak. Biar ga nambah dosa lagi! Dah kebanyakan tuh,,

    B J Habibie

    Lagi dimana pak? Jarang keliatan. Awak rindu nih,,,

    Anis Matta (Sekjen PKS)

    Lain kali jangan bikin iklan Suharto lagi ya! Ente hampir memecah belah partai sendiri tuh.

    Dede Yusuf

    Masih sering nongol di TV nih pak WaGub? Asal kerjaan tetep jalan sie gapapa :)

    Al-Amin Nasution (Koruptor)

    Lain kali kalo mau korupsi tolong ganti nama dulu y! setidaknya ga pake kata Al-Amin

    Djoko Santoso & Adang (ITB)

    Jangan DO saya dulu ya, Pak. Masih pengen kuliah di ITB :)

    Megawati S P

    Kalo pake jilbab gw dukung dah jadi wapres nya HNW

    Prabowo S

    Semangat pak bantu petani, nelayan, & pedagang pasar tradisional. Hidup Gerinda!

    Aburizal Bakrie

    Sejak kasus dengan Tempo jadi jarang keliatan Pak. Tolong bantu segera selesein masalah Lapindo ya!

    Musholli (Dirut PPSDMS)

    Awak dukung jadi Caleg, Bos! Hehe

    Barack Husein Obama

    Gimana nie Mr. Black in White House? Jangan dukung Israel atuh

    Pemimpin HAMAS (ga tau namanya)

    Hajar aja tuh Israel! Allahu Akbar

    Pemimpin Hizbullah (ga tau namanya)

    Bantuin HAMAS hajar Israel!

    Zaskia Adya Mecca

    Kalo malu-malu sama Hanung mending sama saya aja 8)

    Sekjen PBB (ga tau juga namanya)

    Israel mah hajar aja. Bales dendam tuh atas relawan yg mati.

    Budi Rahardjo (blogger)

    ngeBlog terussss,,,, asikk,,,,,

    Fadjroel Rahman

    Kalo Megawati ga pake jilbab, ente yg ane dukung jadi cawapres

    Dani Setiawan (ketua FSLDK)

    FSLDK masih kurang greget nih, bro! ente semangatin y!

    Matt

    WordPress ada fitur baru apa lagi nih? Awak tunggu ya,,,

    Imam Samudra

    Ente di surga atw di neraka nih?

    Pemimpin negeri arab & timur tengah (ga tau namanya)

    Ayo bantu Palestina hajar Israel! Jangan mikirin dunia mlulu!

    Mama Lauren

    UNREG <spasi> MAMA

    Budi Anduk

    Si Budi dari gua hantu? Pendekar dong lo?

    Abdullah Gymnastiar

    Ehm,,,ehm,,, anak kedua bagaimana kabarnya A’?

    Pembaca blog ini

    Kasih komen donk,,, :)

    Posted in diary   Tagged: ekonomi, gosip, islam, politik   

    Surabaya Dulu, Gaza Sekarang


    *Alhamdulillah, sudah dapat izin dari si Empunya tulisan

    Surabaya Dulu, Gaza Sekarang

    Oleh Shofwan Al-Banna Choiruzzad

    Surabaya, 1945 Langit gelap. Bukan oleh awan yang hendak menurunkan
    hujan. Angkasa dipenuhi pesawat sekutu yang bergemuruh. Di dalamnya,
    para serdadu masih menyisakan keangkuhan. Mereka baru saja
    menghancurkan pasukan Jepang di Front Pasifik. Dari langit, mereka
    menebar ancaman: “menyerah, atau hancur”.

    Beberapa pekan sebelumnya, pengibaran bendera Belanda memicu amarah
    para perindu kemerdekaan. Seorang pejuang mencabik warna biru dari
    bendera Belanda di Tunjungan, menggemakan pesan bahwa negeri ini tak
    rela kembali dijajah. Tentara sekutu menjawab dengan salakan senapan,
    bersembunyi di balik alasan “memulihkan perdamaian dan ketertiban”.
    Jiwa-jiwa merdeka itu berontak. Brigadier Jenderal Mallaby, pimpinan
    tentara Inggris di Surabaya, terbunuh. Sekutu murka.

    Rakyat gelisah. Surabaya telah lama dikenal sebagai salah satu pusat
    perlawanan. Laskar-laskar dari berbagai pesantren dan daerah banyak
    yang menjadikan kota ini sebagai markas. Di kota ini pulalah,
    Cokroaminoto dan Soekarno muda mendiskusikan cita-cita kemerdekaan.

    Suara dari lelaki kurus itu menghapus semua keraguan.

    “Saudara-saudara rakyat Surabaya.
    Bersiaplah! Keadaan genting.
    Tetapi saya peringatkan sekali lagi.
    Jangan mulai menembak.
    Baru kalau kita ditembak.
    Maka kita akan ganti menyerang mereka itu.
    Kita tunjukkan bahwa kita itu adalah orang yang benar-benar ingin
    merdeka.
    Dan untuk kita saudara-saudara.
    Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka.
    Semboyan kita tetap.
    Merdeka atau mati.
    Dan kita yakin, Saudara-saudara.
    Akhirnya, pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita.
    Sebab Allah selalu berada di pihak yang benar.
    Percayalah Saudara-saudara!
    Tuhan akan melindungi kita sekalian.
    Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!
    Merdeka!”

    Peristiwa 10 November 1945 di Surabaya itu akan terus dikenang
    sebagai tonggak kemerdekaan Indonesia. Semua yang mengaku mencintai
    negeri ini tidak layak untuk menjadikan peristiwa itu berdebu di
    pojokan sejarah.

    ***
    Gaza, peralihan tahun 2008-2009

    Kota padat berpenduduk sekitar 1,5 juta orang –mayoritas pengungsi
    akibat pengusiran biadab Israel sejak tahun 1948, 1967, dan ekspansi
    ilegal pemukiman yahudi yang tak pernah menghormati perjanjian yang
    dibuatnya sendiri- itu mencekam. Sejak 27 Desember 2008, pesawat-
    pesawat Israel yang dilengkapi dengan bom-bom terbaru kiriman
    Washington membombardir kota ini. Ehud Barak, Menteri Pertahanan
    Israel, menyatakan bahwa operasi berjudul “Cast Lead” ini akan
    memakan waktu lama. Hingga hari ini, 510 orang telah meninggal dunia
    dan ribuan luka-luka. Tidak ada jurnalis diizinkan masuk. Bantuan
    medis pun kesulitan.

    Demonstrasi bergolak dari Jakarta sampai Eropa. Dari Jordania hingga
    Amerika. Posko bantuan dibuka di mana-mana, meskipun masih sangat
    kurang dibandingkan kebutuhan penduduk Gaza.

    ***

    Hati saya sakit saat ada yang berkata: “Ngapain kita ngurusin
    Palestina, wong negeri kita saja masih amburadul”.

    Semoga kita tidak melupakan sejarah bahwa Al-Hajj Amin Al Husaini,
    Mufti Palestina, adalah orang pertama yang menyiarkan kemerdekaan
    Indonesia di radio internasional.

    Alasan yang sepintas terlihat nasionalis ini adalah pengkhianatan
    kejam pada nasionalisme Indonesia itu sendiri. Preambule Undang-
    undang Dasar 1945 mendeklarasikan dengan jelas perlawanan pada segala
    bentuk penjajahan. Soekarno dan Hatta berkali-kali menandaskan bahwa
    nasionalisme Indonesia tumbuh di taman kemanusiaan. “Jangan pikirkan
    hal lain kecuali Indonesia” adalah logika yang menghina
    keindonesiaan.

    Hati saya lebih sakit lagi saat ada yang mengatakan “Itu kan salah
    HAMAS sendiri yang tidak mau damai dan menembakkan roket! Media di
    Indonesia terlalu berpihak pada Palestina, nih…gak berimbang!”

    Lalu, yang berimbang itu seperti apa? Seperti media massa Barat yang
    lebih menyalahkan HAMAS, menyiarkan propaganda Israel bahwa serangan
    ini adalah respon dari tindakan HAMAS menyerang Israel, menyalahkan
    sikap HAMAS yang memutus gencatan senjata? Sepertinya kita harus
    menelaah peringatan Finkelstein, seorang ilmuwan Yahudi, dalam
    bukunya Beyond Chutzpah: On the Misuse of Anti-Semitism and Abuse of
    History dan Image and Reality of Israel-Palestinian Conflict. Sejarah
    telah dibajak untuk tidak pernah mengkritisi Israel dan media massa
    pun tidak bebas dari pembajakan ini. Untuk melihat bias media barat
    dalam isu Palestina, silakan buka www.ifamericansknew .org .

    Bahkan, menurut saya, media di Indonesia masih terlalu berpihak pada
    Israel.. Tidak ada yang menyebutkan fakta bahwa pemutusan gencatan
    bersenjata oleh HAMAS itu didahului oleh surat protes gerakan
    perlawanan itu atas terbunuhnya 4 orang petani di Gaza oleh tentara
    Israel. Tidak ada yang mengingatkan bahwa Israel terus melanggar
    perjanjian damai yang disepakatinya sendiri dengan membiarkan
    pemukiman ilegal terus tumbuh. Kita juga tak boleh lupa dengan tembok
    pemisah apartheid Israel yang memutus akses rakyat Palestina pada
    kebutuhan vital kehidupan. Belum lagi blokade Gaza yang lebih kejam
    dari Blokade Berlin pada masa Perang Dingin.

    “Itu kan salah HAMAS sendiri yang tidak mau damai…”

    Sampaikan pernyataan itu pada Bung Tomo dan para pendiri negeri ini.
    Alhamdulillah, para pendiri negeri ini menolak iming-iming perdamaian
    palsu di bawah ketiak Ratu Belanda. Soekarno bahkan menantang: “Ini
    dadaku, mana dadamu!”

    Kalau kita menggunakan logika yang sama, berarti kita mendukung
    Agresi Militer Belanda pada tahun 1948. “Itu kan salah para pejuang
    kemerdekaan Indonesia yang tidak mau damai!”

    Tidak banyak yang mengingatkan bahwa Israel berdiri dengan berkubang
    darah pembersihan etnis yang menghalalkan pembantaian dan pengusiran
    terhadap penduduk asli Palestina (Ilan Pappe: The Ethnic Cleansing of
    Palestine ). Komunitas Yahudi yang hidup dalam perdamaian di bawah
    Khilafah Utsmaniyah tiba-tiba dikejutkan oleh kedatangan saudara-
    saudara mereka yang mengungsi dari kebiadaban Eropa dan membawa ide
    rasis radikal untuk mendirikan Israel (Amy Dockser Marcus, Jerusalem
    1913). Bayangkan, komunitas yahudi saat itu yang sekecil komunitas
    muslim di Swedia saat ini tiba-tiba menuntut Negara sendiri dengan
    luas wilayah yang melebihi luas wilayah penduduk aslinya. Kalau
    muslim di Swedia tiba-tiba menuntut mendirikan Negara Islam, mereka
    pasti segera dicokok dan dilabeli teroris.

    Memori pembantaian ini dihapus dari sejarah dunia dan dari kesadaran
    rakyat Israel. Pada saat yang bersamaan, kenangan pahit ini terus
    hidup di antara rakyat Palestina. Maka, sangat sulit bagi orang
    Palestina untuk menerima perdamaian yang tidak pernah berpihak pada
    mereka, lha wong keberadaan Israel saja tidak legal! Wajar jika
    popularitas HAMAS semakin lama justru semakin meningkat. Indonesia
    saat itu tegas tidak mengakui Israel karena melihat fakta ini.
    Sayang, kini banyak yang sudah lupa. Banyak yang terjebak dalam
    narasi fiktif “Israel yang cinta damai terancam keberadaannya oleh
    HAMAS yang ekstrimis yang tidak mau damai”.

    Kalaupun kita harus menerima fakta bahwa berdasarkan hukum rimba
    Israel itu eksis, tidak berarti bahwa kita berhak menyalahkan mereka
    yang menghendaki perdamaian sejati yang lahir dari kemerdekaan. Saya
    mendukung proses perdamaian, tapi harus dengan dialog yang adil dan
    terbuka yang melibatkan HAMAS sebagai kekuatan riil di Timur Tengah.
    Tidak sekedar perjanjian sepihak yang dibuat AS dan Israel lalu
    dipaksakan pada Palestina.

    Kemanusiaan. Keindonesiaan. Islam. Ketiganya memaksa saya berpihak
    pada yang lemah dan tertindas.

    “If you stand for nothing, you will fall for anything”

    Malcolm X

    ~Tulisan ini aslinya dapat dari milis PPSDMS. Ternyata, setelah cari sana-sini, saya nemu blog-nya Mas Sofwan dan tulisan itu dipublikasikan di sana.

    Menangis karenanya..

    “Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan perhatikanlah apa yang telah engkau persiapkan untuk Hari Esok. Bertaqwalah kepada Allah…” (Al-Hasyr). Ayat diatas adalah ayat kesukaanku. Apalagi jika dilantunkan oleh Syaikh Hani Ar-Rifa’i dengan nada tinggi atau oleh Syaikh Al-Afasi dengan mendayu nan menyentuhnya. Senantiasa mengazamkan diri untuk selalu menjadi planner dan evaluator, walaupun kuliahku [...]

    LPJ akhir fsldk gamais ITB 0708


    Alhamdulillah. Segala puji & syukur bagi Allah SWT yang telah memberikan kita berbagai kenikmatan. Salah satunya dengan nikmatnya mengemban amanah dan nikmatnya saat amanah itu terlepas.

    Teringat getaran di hati ketika menerima amanah ini 1,5 tahun lalu. Subhanallah, tak terasa ternyata sudah berlalu kesempatan yang diberikan hingga kemarin (Ahad, 30 Nop 08), berakhirlah sudah kepengurusan Gamais 2007/2008. Dengan diberikan IP sebesar 3,8 oleh majelis syuro. Sungguh merupakan hasil yang baik, mengingat saya pun tak pernah mendapatkan nilai di atas itu selama masa perkuliahan :) .

    Tentunya masih banyak PR yang belum dikerjakan di fsldk. Jutaan harapan mewujudkan Indonesia yang lebih baik tak akan lenyap begitu saja seusainya amanah ini, namun cahayanya akan terus bergulir di kepengurusan berikutnya. Memang seperti itulah pada hakikatnya dakwah ini. Tak akan pernah puas akan apa yang telah dilakukan, hingga terus memacu kita untuk terus memperbaiki diri dan terus melakukan yang terbaik.

    Sekarang, yang terpikir hanyalah campuran antara rasa sedih dan senang atas apa yang telah terjadi selama 568 hari kemarin. Terima kasih atas kepercayaan antum semua; kepala gamais, sahabat-sahabat fsldk, kawan-kawan BPH, dan kader Gamais lainnya. Terima kasih atas segala kenangan indah yang tak akan pernah terlupakan ini. Sebuah amanah yang benar-benar membuat diri ini merasa menjadi lebih kuat. Semoga bisa dipertanggungjawabkan dan menjadi pemberat amalan baik di yaumil hisab kelak.

     

     

    Dhimas Lazuardi Noer,

    Kepala Departemen fsldk Gamais ITB (Mei 2007 - Nopember 200 8)

    Posted in diary, FSLDK, islam, kampus   Tagged: gamais   

    berakhirnya Gamais 0708


    logo gamais

    Satu setengah tahun, atau 568 hari, atau 13632 jam, atau 817920 menit, atau 49075200 detik telah berlalu. Kepengurusan keluarga mahasiswa Islam ITB 2007/2008 berakhir pada hari ini, ahad, 30 Nopember 2008.

    Selamat kepada:

    Gamma Andhika Perdana, MS’05

    sebagai Ketua Majelis Syuro gamais 0809

    serta,

    Panji Prabowo FT’06

    sebagai kepala keluarga mahasiswa islam ITB periode 2008/2009

    beserta jajaran Penguin (Pengurus Inti) gamais 0809 lainnya : Gesa, Adi, Fatima, & Rosi (ka Annisa)

     

    Alhamdulillahirabbil alamin.

    Moga bisa menjadi lebih baik dibanding yang lalu

    Posted in FSLDK, info, islam, kampus   Tagged: gamais   

    Di Balik sebuah Undangan


    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

    sepasang-cintaWarnanya biru. Tertulis “Anis & Kusno”, catatan kakinya “QS Ar Rum:21″. Yup, apalagi kalau bukan undangan pernikahan. Jangan salah sangka dulu. Saya tidak belum berencana menulis tutorial “Tahap-tahap Melaksanakan Pernikahan” :grin: .

    Undangan itu dari Mba’ Anis, buat saya. Mba’ Anis bukan teman main gundu saat saya kecil. Bukan juga teman sekelas waktu SMA. Singkat cerita, saya bukan siapa-siapanya Mba’ Anis. Kami saling kenal hanya karena saya sering numpang makan gratis di warungnya.

    Bagi saya, ini undangan bukan sembarang undangan.  Mba’ Anis sudi mengundang saya, si bukan siapa-siapa, ke acara yang sangat istimewa bagi dia. She acknowledges my existence. Itu yang membuat undangan ini istimewa.

    Nah, sesuai didikan Rosulullah  Muhammad SAW, tentang hak seorang muslim terhadap muslim lainnya, maka saya penuhi undangan. Saya datang dengan penampilan terbaik, pakaian rapi, se-elegan mungkin, bukan hanya untuk menghormati diri saya sendiri di depan para tamu lainnya, tapi juga untuk menghormati orang yang mau mengakui keberadaan saya. Pokoknya hari itu saya ganteng banget deh (tidak jauh beda dari biasanya kok :cool: ).

    Karena dalam kaidah orang Jawa makan sambil bicara itu tidak sopan, maka saya tidak membuka pembicaraan dengan tamu lain saat kami  menyantap berbagai menu prasmanan. Iseng-iseng daripada makan sambil bengong, mending makan sambil mikir. Mencoba mengingat apa saja hak seorang muslim terhadap muslim lainnya dan kenapa itu dijadikan hak.

    Hak seorang muslim terhadap muslim lainnya ada 6 (saya lupa kalimat asli hadistnya):

    1. Kalau bertemu, berilah salam.
    2. Kalau diundang, ya datanglah.
    3. Kalau dimintai nasihat, beri nasihat yang baik.
    4. Kalau mendengar seorang muslim bersin lantas dia memuji Allah, maka kita mendo’akannya.
    5. Kalau saudara kita sakit, kita jenguk.
    6. Kalau ada yang meninggal, kita ikut mengantar jenazahnya.

    Hadist ini riwayatkan oleh Imam Turmudzi (kadang disebut Tirmidzi atau Turmidzi) dan Imam Muslim (ada yang tahu kalimat aslinya? Please…)


    Mengapa dijadikan hak?

    Iseng-iseng lagi, saya mikir mengapa 6 hal itu dijadikan hak? Setelah berpikir keras (sambil makan prasmanan :grin: ), alhamdulillah nemu salah satu jawaban. Ternyata simpel. Dengan 6 poin tadi, Rosulullah SAW mengajarkan pada kita untuk menghargai keberadaan orang lain. Ilmu yang simpel dengan nilai hikmah yang luar biasa :grin: .

    Kalau ketemu disapa dan diberi salam, kalau sakit dijenguk, kalau diundang datang, kalau bersin dido’akan adalah bentuk bahwa kita mengakui keberadaan orang lain. Mengakui bahwa mereka ada. Mengakui bahwa mereka punya peran penting bagi kita.

    Bahkan setelah meninggal pun, kita diajari untuk menghormati keberadaan si jenazah. Dianggap ada itu nikmat yang luar biasa bukan? Dan dianggap tidak ada itu jauh lebih sakit daripada dibenci, betul?

    Sungguh nilai yang luar biasa besar yang terkandung dalam hadist yang sederhana. Memang ilmu Allah itu ada di mana-mana. Di balik undangan pernikahan pun ada. Sampai-sampai tinta sebanyak 7 lautan pun tidak akan cukup menuliskan ilmu Allah yang penuh hikmah.

    Nah, kalau begitu, ayo kita rame-rame “acknowledge every body’e existence”. Hargai keberadaan mereka dan tunjukkan kalau setiap orang penting bagi kita :grin: . Mari kita laksanakan 6 hak saudara kita terhadap diri kita :razz: .

    Presiden Baru MITI ITB


    Setelah perjuangan satu tahun lebih kepengurusan Luqman sebagai presiden Mahasiswa Islam Teknik Industri (MITI) ITB, pada hari ini (15 Nopember 2008), telah terpilih Presiden MITI yg baru:

    Budianto Ajie Nugroho

    Teknik Industri ITB 2006

    Presiden MITI 2008/2009

    Moga dapat menjalankan amanahnya dengan baik. amin,,,,,

    IMG_0549 IMG_0551 IMG_0552 IMG_0553

    Posted in info, islam, kampus, teknik industri   Tagged: gamais, MITI, teknik industri   

    Membangun Jaringan & Berdakwah di Dunia Maya


    Hmm,, hari ini ngisi training membangun jaringan & dakwah dunia maya bwt sektor eXternal GIT.  Emang nie cucok banga (ne mulutnya lagi belepotan kali y? :) ) bwt kader2 FSLDK & tim external di LDK. Moga bisa bermanfaat juga bagi yg lain. Bwt temen2 dari LDK lain kalo bisa juga manfaatin internet yah!

    Sok atuh bwt yg mau ngunduh materinya:

    full file (power point + contoh sites) dalam .rar (11Mb)http://www.ziddu.com/download/2620606/e-LDK.rar.html

    atw kalo mau pptx nya aja ikutin link ini :
    e-LDK.pptx (member karenakitakeluarga only)
    http://www.ziddu.com/download/2620731/ppte-LDK.rar.html

    Posted in blog, FSLDK, info, islam, teknologi   Tagged: dakwah, internet, islam   

    Kabar Indonesiaku Hari Ini


    Rasa kecewa dan prihatin mungkin itu merupakan apresiasi yang banyak diungkapkan oleh masyarakat Indonesia sekarang-sekarang ini dalam kurun waktu 10 tahun ke belakang paling tidak. Seiring berjalannya gelombang reformasi yang dahulu semarak didengungkan di seluruh penjuru daerah tanah air kita, sampai saat ini belum ada perubahan yang signifikan yang bisa dirasakan masyarakat Indonesia secara kasat mata maupun di dalam benak sekalipun.

    Berbeda sekali dengan Negara-negara tetangga kita baik dia Asia Tenggara atau di Negara-negara yang sama dengan kita mengalami hantaman ekonomi yang sangat dahsyat saat krisis moneter melanda berbagai Negara di dunia. Perubahan kearah yang semakin baik terlihat dari Negara-negara tersebut, entah karena Negara ini belum siap bangkit secara infrastruktur atau masyarakat kita belum mampu bersama-sama membangun kembali negeri ini atau yang lebih parah lagi pemimpin bangsa ini dan kelompok-kelompok tertentunya tidak menginginkan Indonesia bangkit kembali dan menjadi negara maju.

    Indikasi mudahnya sangat bisa terlihat dari semakin komplikasinya masalah-masalah yang saat ini dihadapi negeri zamrud khatulistiwa ini, ditambah ruwetnya lagi masalah tersebut hamper terdapat di semua sendi kehidupan. Mulai dari permasalahan hidup rakyat kecil yang semakin tercekik karena harga BBM naik sampai kepada pemimpin-pemimpinnya yang malah asyik berebut kekuasaan pada pemilu 2009 besok. Ditambah serunya lagi perebutan kekuasaan itu melibatkan perseteruan sebuah keluarga yang memberikan penilaian publik bahwa rasa kekeluargaan di Indonesia bisa dikalahkan dengan keinginan duduk di tampuk kekuasaan bangsa ini.

    Kabar sebuah negeri bernama Indonesia ini ibaratnya orang sakit bukannya lebih baik dari hari ke hari malah terlihat semakin parah perkembangannya. Baru-baru ini masalah BBM hamper saja bias memecah belah rakyat Indonesia yang lebih mirisnya lagi para penguasa negeri ini sengaja mengadu domba rakyatnya supaya bertengkar satu sama lain. Nasib rakyat yang sudah susah sebelum naiknya harag BBM diperkeruh lagi dengan keputusan pemerintah menaikkan harga BBM tanggal 23 Mei kemarin dengan dalih menyelamatkan APBN yang akan colaps kalau BBM tidak naik. Cara yang diambil untuk membantu rakyat pun adalah bantuan yang tidak mendidik rakyatnya menjadi mandiri yang dinamakan BLT. Kebijakan ini hanya menjadikan rakyat Indonesia terbiasa dengan budaya meminta-minta. Banyak warga melakukan demonstrasi menolak kebijakan pemerintah ini, namun pemerintah terkesan tidak menggubrisnya dan justru memberikan arahan kepada masyarakat yang menerima BLT tersebut menentang masyarakat lain yang berdemo. Pernyataan ini dilontarkan oleh bapak wapres kita Jusuf Kalla yang sepertinya senang jika masyarakatnya saling bertengkar satu sama lain.

    Selain itu pemerintah sangat jelas terlihat tidak tegas bersikap ketika dihadapi ksausu Ahmadiyah kemarin yang bersumber dari insiden monas kemarin. SKB 3 menteri yang dikeluarkan beberapa waktu yang lalu dinilai masih memberikan ruang bagi Ahmadiyah untuk tetap berada tenang di Indonesia. Padahal sudah jelas bagi kita semua bahwa Ahmadiyah mencoreng nama islam jika memang dia masih mengaku bagian dari umat islam yang nyata dia lakukan di negeri Indonesia yang notabenenya negeri kaum muslimin terbesar di dunia.

    Di sisi lain maraknya pilkada di berbagai daerah di Nusantara semakin menambah kesan bahwa hari ini semakin banyak kelompok-kelompok dan elemen-elemen yang senang berebut kekuasaan. Pilkada hanya dijadikan ajang jual dan obral janji kepeda masyarakat yang memang masih sangat rendah dari segi pendidikan dan aspek “ melek “ politiknya. Jika tujuannya untuk memimpin dan melayani bangsa ini ke arah yang lebih baik tidak jadi soal dan memang di dukung oleh orang-orang yang bersih dan peduli pada masalah-masalah yang dihadapi rakyatnya.

    Ditambah dengan masalah pemberantasan korupsi yang tidak sempurna dalam masa kepemimpinan SBY-JK menambah daftar hitam kinerja pemerintah dalam memberikan kesejahteraan kapada rakyatnya. Walaupun akhir-akhir ini semakin marak pihak-pihak yang tertangkap dan terjerat kasus pidana korupsi tetapi tidak diimbangi dengan pemberian hukuman yang sesuai yang menjadikan masyarakat benar-benar menjahi korupsi. Diperkeruh dengan oknum-oknum peradilan baik jaksa, hakim dan bahkan kepolisian yang justru ikut bermain disana bukannya memainkan peran menciptakan hukum Indonesia yang adil dan tegas tanpa pandang bulu serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang memang sudah seharusnya pihak-pihak tersebut lah yang melaksanakannya dan karena mereka semua ada dan dibentuk.

    Kita jangan dahulu melihat permainan pihak asing di Negara kita ini, karena sudah pasti penguasa negeri ini belum mampu terlepas dari permainan konspirasi bangsa asing. Mereka benar-benar seakan terlihat seperti antek-antek dan boneka-boneka Amerika yang ingin seenaknya mengeruk semua harta kekayaan negeri kita. Untuk masalah ini seharusnya pemimpin kitalah yang bergerak di depan menyelamatkan bangsa ini bukan malah mempersilahkan dan seperti memberikan jalan kepada mereka.

    Karena banyaknya permasalahan yang sedang dihadapi bangsa ini jangan menjadikan kita sebagai elemen didalamnya tidak memberikan solusi baik diminta ataupun tidak. Sangatlah sederhana sebenarnya solusi yang bisa kita perbuat, yaitu masing-masing dari kita rakyat Indonesia harus tahu apa dan bagaimana peran yang semestinya kita ambil untuk menjadi bagian dari jawaban atas masalah-masalah kita hari ini. Sebanyak apapun masalah yang sedang dilanda bangsa ini jika masing-masing masyarakatnya memberikan dan melaksanakan solusi yang menurutnya efektif maka bisa jadi satu per satu masalah Indonesia bias perlahan-lahan teratasi.

    Yang paling penting sebenarnya adalah kesadaran masing-masing elemen, komunitas, kelompok dan lain sebagainya di dalam negeri ini sadar dan bersedia bangkit bersama-sama membuat bangsa ini kembali bangkit dan bisa bertahan dari gangguan manapun baik pihak internal ataupun eksternal sekalipun yang menginginkan Indonesia selalau terpuruk. Jika kesadaran ini sudah ada di setiap diri masing-masing warga Indonesia maka kita tinggal menghitung variable waktunya saja kapan Indonesia bisa kembali berperan dan bersuara di dunia Internasional. Kabar yang dimiliki bangsa Indonesia akan menjadi optimis kembali untuk maju berperang dengan bangsa manapun sambil perlahan-lahan memajukan nasib rakyatnya.

    Keharmonisan semua pihak baik eksekutif, legislative, dan yudikatif sebenarnya menjadi salahsatu kunci gembok agar Indonesia bisa keluar dari masalah yang sedang dihadapi saat ini. Simple sebenarnya untuk menciptaka hal ini. Masing-masing menjalankan perannya yang sudah ada dan tidak menggangu dan justru seharusnya mendukung agar gerakan yang ada pun tertuju pada arah vector yang sama. Rakyat akan mencontoh pemimpinnya dalam bersikap, jika pemimpinnya tidak dewasa dan hanya lebih mementingkan dirinya dan golongannya maka itulah representasi sikap rakyat Indonesia berperilaku dan menyelesaikan masalahnya.

    Dan tugas terberat kita semua adalah menjaga keharmonisan tersebut menciptakannya kembali jika memang dirasa hal itu sudah tidak ada, dengan begitu maka kesempatan dan harapan Indonesia bisa berubah kea rah yang positif akan tetap ada dan terbuka lebar.

    Beberapa Lirik Nasyid-ku (2nd Ed)

    Ya, inilah beberapa lirik nasyid-ku, sebagai bagian dari kebutuhan berseni dan untuk menyemangati dan menghibur, kadang juga tuk merenung. Selamat menikmati.. Izzatul Islam: Jalan Juang Sabarlah wahai saudaraku Tuk menggapai cita Jalan yang kau tempuh sangat panjang Tak sekedar bongkah batu karang   Yakinlah wahai saudaraku Kemenangan kan menjelang Walau tak kita hadapi masanya Tetaplah [...]

    Gerakan Dakwah Mahasiswa sebagai Salah Satu Pilar Bangkitnya Peradaban Islam

    “Dalam memperingati 1429 tahun hijrahnya Rasulullah saw dari Mekah menuju Yastrib” – Muharram 1429 H.  Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Allahumma sholli ‘ala Muhammad. Allah swt berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 21: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan [...]