Entries Tagged 'Islam' ↓
Sabtu sore yang penuh hikmah
August 8th, 2010 — Islam
Ada yang unik...
Yang unik, Ka'ab bin Malik, nama pemuda tersebut, mengakui kelalaian beliau. Pemuda ini sadar, kalau dia mau ikutan berbohong layaknya para munafiqun, bisa2 aja. Alasan kan gampang lah dicari. Dan how to convince someone, kita semua tau, bisa saja dilakukan dengan banyak cara. tapi tidak dengan pemuda yang satu ini, dia UNIK.
Dia jujur, dia berleha2 sebelum berperang. Padahal dia mau unutk ikut, tapi dia terlalu santai. Dengan bekal alasan tersebut, Ka'ab menghadapa Rasullulloh saw, begini begitu ya Rasul... Rasululloh saw saat itu 'marah', dan mengatakan, tunggulan ketentuan dari Allah dan Rasul nya. (marah dengan tanda kutip saya pikir lebih pas).
hukuman kepada pemuda ini, unik pula,,, dikucilkan, diboikot, dicuekin dari komunitas sekitarnya. Jadi, kalo si pemuda ini ngobrol dengan seseorang, orang yg diajak bicara tidak mengindahkannya, ke pasar, orang2 menganggap dia gak ada, ketika bertatap muka dengan Rasululloh, Beliau saw memalingkan muka... Ka'ab, dan orang2 saat itu tidak ada yang tau, kapan hukuman tersebut akan berakhir. ternyata selama 40 hari hukuman tersebut dilaksanakan. selesai? tidak. sejak hari ke 41, sang istri dilarang untuk 'menjalankan kewajibannya' kepada Ka'ab.
Dunia terasa sempit bagi Ka'ab. Orang2 yang biasa mencintai dia, istri, sahabat2nya, bahkan Rasululloh saw, menghindar darinya. Andai kata saya jadi Ka'ab, stresss dan nangis2 kayanya... cobaan datang lagi bagi Ka'ab. Dia mendapatkan surat ajakan bergabung kepada musuh saat itu, dan dijanjikan beragam kelebihan dan keuntungan. Dengan sigap, dirobek surat itu, dan dibuangnya...
Hal yang unik lagi, walau begitu, Ka'ab tetap menjalankan ibadah, dan terus berusaha bertaubat. tak kenal lelah, dan selalu berprasangka positif terhadap segala ketentuan Allah swt.
Hari yang indah datang bagi seorang Ka'ab. Seorang sahabatnya menyapa dan memberitahu, bahwa turun sebuah ayat, yang mengatakan bahwa hukuman pengucilan kepada Ka'ab telah berakhir. Ka'ab sangat senang. Saking senangnya, Ka'ab yang merupakan salah satu saudagar kaya saat itu, langsung memberikan pakaian terbaiknya kepada orang yang pertama kali memberitahu hal tersebut. Saking senangnya, beliau samapai meminjam sebuah baju dari teman lain, karena ingin bertemu dengan Rasululloh saw dan mengkonfirmasi hal tersebut dengan pakaian yang terbaik.
Sepanjang perjalanan menuju rumah Rasululloh, Ka'ab bak disambut bagai raja oleh orang2 di sekitar. Semua meng-elu2kan nya. Semua sangat mencintai Ka'ab, dan Ka'ab pun mencintai mereka. ketika bertemu dengan Rasul, ka'ab bertanya akan benar tidaknya sesuatu yang ia dengar dari sahabatnya, Nabi membenarkan...
*cerita ttg Ka'ab tercatat dalam Q.S. Attaubah, ayat 118
"dan terhadap tiga orang [Yaitu Ka'ab bin Malik, Hilal bin Umayyah dan Mararah bin Rabi'. Mereka disalahkan karena tidak ikut berperang.] yang ditangguhkan (penerimaan taubat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa merekapun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya. Sesungguhnya Allah-lah Yang maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang."
Hikmah cerita... ?
silahkan disimpulkan sendiri.
[Tragis]Dilarang memakai jilbab oleh ayah sendiri
February 23rd, 2010 — Islam
Dilarang memakai jilbab oleh ayah sendiri
Di suatu malam, Susi memutuskan bahwa ia akan mulai memakai jilbab mulai esok hari. Ia meminta izin terlebih dahulu kepada ayahnya. Namun, tak ia sangka ayahnya malah melarangnya. Berikut dialog yang terjadi antara keduanya:
Susi : Pa, Susi ingin bicara…
Ayah : Ada apa, sayang?Susi : Papa, aku ingin memakai jilbab mulai besok
Ayah : Apa kau bilang, Susi? Papa ga salah denger nih?
Susi : Aku ingin memakai jilbab, Pa…..
Ayah : Papa tak setuju. Papa tidak ingin kamu memakai jilbab, Susi sayang.
Susi : Pa, aku khan ingin tampil seperti teman-teman muslimah di kantorku
Ayah : Tidak boleh, Susi. Pokoknya tidak boleh. Titik!Susi : Papa,, aku khan ingin menjaga kehormatanku. Makanya aku memakai jilbab (dengan nada memelas)
Ayah : (Mulai emosi) Kehormatan apanya? Pokoknya papa ga suka kamu memakai jilbab. Apa nanti kata tetangga, hah?
Susi : Pa, suatu saat setiap manusia harus berani untuk berubah. Tak peduli apa kata orang. Karena perubahan itu suatu keniscayaan bagi umat manusia. (dengan nada yakin seperti orator politik berbicara)
Ayah : Susi, papa sayang sama kamu. Makanya papa melarang kamu memakai jilbab. Jadilah Susi seperti anak papa yang biasa yah sayang…..
Susi : Tapi, paaaaa…
Ayah : (tak acuh)Susi : Pokoknya Susi mulai pakai jilbab besok. Ga peduli papa mau ngomong apa
Ayah : (Marah) KALAU KAU TETAP MEMAKAI JILBAB BESOK, JANGAN PERNAH KEMBALI KE RUMAH INI!
Susi : (Tersentak kaget. Lalu menangis ke kamar) hiks.. hiks..Ayah : (Melihat anaknya menangis masuk ke kamar. Ia pun mengikutinya) Susi,,, maafin papa yah?
Susi : Papa jahat! Kenapa sih papa melarang kebebasanku? Berikan Susi satu alasan kenapa papa ngotot tidak memperbolehkan Susi memakai jilbab!
Ayah : Susilo, kamu ini khan laki-laki, makanya papa ga setuju kamu pakai jilbab……
Demikianlah kisah Susilo. Akhirnya ia bertaubat dan memutuskan untuk tidak memakai jilbab. Setahun kemudian, ia bertarung melawan naga raksasa untuk membebaskan sang putri yang cantik dan berjilbab. Lalu ia menikah dengan putri cantik sholehah berjilbab itu dan hidup bahagia untuk selamanya. Sekian….
Hikmah kisah ini:
- jadilah anak yang penurut kepada orang tua
- jadilah ayah yang baik seperti ayah Susi
- kalau menangis sebaiknya di kamar, jangan di tempat umum
- carilah istri yang sholehah, cantik, juga berjilbab agar hidup bahagia selamanya
- hikmah lainnya silahkan dicari sendiri
- hmm,, apalagi ya? oia, hikmah tentang jilbab… ah, lebih baik cari sendiri juga
Filed under: auto-post, things Tagged: ayah, islam, jilbab, joke, susi
Ekonomi Syariah, Wajah Baru Ekonomi Global
December 14th, 2009 — Islam
Haji dan Kesadaran Sosial
November 13th, 2009 — Islam, Sosial
Ramadhan dan Tendangan Pinalti
October 19th, 2009 — Islam
Repotnya jadi pemimpin dunia
July 21st, 2009 — Islam


Random Things [v1]
May 22nd, 2009 — Bisnis, Islam
1. Serial Random Things berisi pemikiran-pemikiran acak bung dhimas nu kasep karena ga sempet kalo kudu dijadiin postingan penuh (terlalu sedikit bahan tapi terlalu banyak ide). Sebenernya ini versi kedua setelah postingan ini, tapi karena baru mau dirapiin dan dibuat terstruktur, jadilah ini yang pertama. Anggap aja yg dulu versi 0-nya

2. Lagi mau bikin bisnis plan buat tugas kuliah Perencanaan Strategis (gw ketua kelas nih coy. Hoho,, sejak kapan gw bisa jadi KK?). Tentang sepatu charger : Energi Alternatif Pembangkit Listrik Tenaga Berat Badan. Konsepnya mengkonversi energi saat kita jalan menjadi energi listrik. Jadi waktu kita jalan kaki, bisa sekalian nge-charge batere. Doain yaa biar dapet nilai bagus,,hoho. Kalo ada yg tertarik bwt investasi juga boleh
3. Gimana kabar pak Antashari Azhar? Konspirasi penjeblosan AA ke penjara sepertinya udah gagal nih. Malah pada nyari-nyari alesan stick golf mahal lah. hahaha

4. Ada buku baru “ILUSI NEGARA ISLAM : Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia” . download di http://www.bhinnekatunggalika.org/ . Isinya kontroversif, dipublikasikan sekarang karena katanya takut ga boleh terbit. Buatannya antek-antek Gusdur & Wahid institute, tau lah yaa yg ngebela Ahmadiyah itu. Jangan dibaca bagi yang ga tahan konspirasi. Ga baik juga dibaca buat orang awam.
5. Lupa lupa lupa lupa. Mw nulis apa lagi yah? C A-minor D-minor ke G ke C lagi A-minor D-minor ke G ke C lagi A-minor D-minor ke G ke C lagi
6. pengen buru-buru liburan
7. Selamat menikmati UAS terakhir buat para mahasiswa ITB 2005 yang normal (saya termasuk yang ga normal T_T )! Inget pesan saya : orang berBudi tidak menyontek
8.Lagi baca bukunya si kambingjantan Raditya Dika. Ternyata dia anak salvo se-almamater ma gw. Hoho,, baru tau ada manusia seperti itu. Wkkk
9. Besok ikut seminar KIT. Waw dapet tiket gratis, alhamdulillah. Thx to ratno & iqbal.
Sekalian promosi dikit : Kajian Islam Terpusat, acara tahunan sejak 2007 by Gamais ITB, Dialog interaktif ekonomi syariah, alternatif solusi krisis ekonomi global. Dengan pembicara: Ichsanuddin Noorsy (pengamat ekonomi dan politik nasional), Dr. Ir. Wahyu Saidi, M.Sc (pengusaha bakmi, alumni ITB), H. Mustafa Edwin Nasution, Ph. D (ketua umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia), Ramzi A. Zuhdi (Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia), moderator: Rendy Syaputra (pengusaha muda, owner NATC). + Live Performance KPA (Keluarga Paduan Angklung) ITB.
Bagi yg mau ikut acara di GSG ITB tanggal 23 Mei mulai jam 7.30~12
10. Turut berduka cita atas korban kecelakaan pesawat hercules pekan ini. Sepertinya perawatan (control measurement) pesawat-pesawat harus diperketat lagi.
Posted in activities, diary, industrial engineering, opinion, things Tagged: antashari azhar, bisnis, blogger, buku, gamais, gusdur, islam, itb, kit, kuburan, kuliah, liburan, plan, random, renstra, uas
Rahasia dibalik penyerangan roket hamas ke Israel
January 25th, 2009 — Islam
“… betapa inginnya kami agar bangsa ini mengetahui
bahwa mereka lebih kami cintai daripada diri kami sendiri …”
gw cukup bisa menerima kalau da statement salah satu pemicu agresi Israel ke Palestina beberapa saat yang lalu adalah serangan roket hamas yang sering mengancam daerah Israel yang berbatasan dengan jalur gaza. Tetapi saya juga setuju kalau ada pernyataan agresi Israel ini sangat berlebihan untuk sebuah balasan menanggapi roket hamas yang berdaya ledak sangat kecil. Reaksi yang berlebihan ini sebenarnya sangat bisa menggambarkan hasrat Israel untuk mencaplok wilayah2 yang tersisa yang ada di Palestina. Saat ini praktis daerah terbesar yang tersisa di Palestina yang belum dikuasai Israel adalah jalur Gaza yang dikuasai oleh Hamas yang sangat bertentangan dengan Israel.
Sejak Hamas memenangi pemilu di Palestina tahun 2006, sudah terlihat sebenarnya ketidak dewasaan negara2 barat yang tidak mengakui kemenangan hamas ini. Kalo Israel sudah pasti, negara zionis ini tidak pernah mengakui keberadaan hamas sampai kapanpun. Yang lebih tidak gentle lagi adalah kubu Fatah yang dikalahkan oleh hamas di pemilu.
Ketika dibubarkannya pemerintahan yang dipimpin hamas yang saat itu dikepalai oleh perdana menteri Ismail Haniya praktis aktivitas hamas sekarang terkonsentrasi di daerah Jalur Gaza yang notabenenya basis terbesar pendukung hamas di Palestina. Sejak saat itu pula pintu perbatasan antara jalur Gaza dengan wilayah Israel tertutup rapat untuk mengisolasi rakyat Palestina.
Karena ditutupnya pintu perbatasan inilah pasokan bantuan, pasokan makanan, pasokan obat2an dan bantuan2 lainnya tidak dapat masuk dengan leluasa ke jalur gaza. Strategi hamas untuk bisa membuka pintu perbatasan itu adalah dengan menembakkan roket ke Israel, karena hanya sekedar untuk memancing ‘kemarahan’ Israel maka roket yang diluncurkannya pun memiliki daya ledak yang kecil. Ternyata strategi tersebut berhasil, Israel pun melancarkan agresi terbesar dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ke jalur gaza. Tetapi jatuhnya korban diatas 1300 orang ini apakah sudah termasuk dampak yang diperhitungkan atau tidak wallohu alam bis showab…bagi rakyat Palestina di jalur gaza sebenarnya tinggal memilih diantara 2 pilihan yang tidk ada bedanya : meninggal karena kelaparan ( cadangan makanan dijalur gaza sdh menipis) atau wafat karena serangan militer2 Israel yang membabi buta ( insya4JJ syahid ).
Yang terjadi sekarang adalah membanjirnya bantuan dari dunia internasional yang bisa masuk ke jalur gaza. Karena ketika Israel habis2an menyerbu jalur gaza perhatian dunia internasional tertuju kepada bagaimana mengirimkan bantuan dalam bentuk apapun ke Palestina dan bantuan2 tsb bisa masuk ke jalur gaza jika pintu perbatasannya terbuka. Dan hari ini kita melihat fakta bahwa pintu perbatasan dibuka dan bantuan bisa masuk dengan lancar ke Palestina.
Sehingga sebenarnya kejadian yang kita saksikan beberapa pekan ini antara militer Israel dan tentara pejuang hamas adalah peristiwa yang terjadi secara by design oleh hamas untuk mencegah rakyat Palestina di jalur gaza mati karena kelaparan.
Dalam peperangan tersebut Israel dengan kekuatan militernya yang begitu canggih dan modern ternyata tidak mampu meluluhlantakkan hamas yang memiliki persenjataan yang terbatas..Apakah ini kekalahan Israel yang selanjutnya setelah beberapa saat lalu dipukul mundur oleh pejuang Hizbullah dibawah pimpin syeikh Hasan Nasrullah??? Biarkan dunia yang menjawabnya.
“ … yang kami harap adalah
Terbentuknya Indonesia yang lebih baik dan bermartabat serta kebaikan dari Allah swt pencipta alam semesta…”
Muhamad Yunus
KMPN05025
Posted in islam, sospol Tagged: gaza, hamas, israel, palestina
Pesan saya kepada para tokoh di indonesia & dunia [part 1]
January 10th, 2009 — Islam, Politik, Sosial
| Susilo Bambang Yudhoyono | Semangat pak berantas korupsi! Terus tingkatkan prestasinya mumpung masih jadi RI-1. Ga usah mikirin pilpres dulu, luruskan niat ketika bekerja. |
| Jusuf Kalla | Kerja yang bagus pak JK. Selama masih jabat ga perlu terlalu ngurusi partai dulu |
| Hidayat Nur Wahid | Tolong abseni & catet para anggota DPR yg males sidang. Biz itu posting aja di blog anda! |
| Ariel Peterpan & Luna Maya | Jadian nie? Cie ciee |
| Din Syamsudin | Semangat pak dukung perjuangan Palestina. Luruskan niat juga antara politik dengan agama |
| Abdurrahman Wahid (GusDur) | Saya doakan cepat mati ya Pak. Biar ga nambah dosa lagi! Dah kebanyakan tuh,, |
| B J Habibie | Lagi dimana pak? Jarang keliatan. Awak rindu nih,,, |
| Anis Matta (Sekjen PKS) | Lain kali jangan bikin iklan Suharto lagi ya! Ente hampir memecah belah partai sendiri tuh. |
| Dede Yusuf | Masih sering nongol di TV nih pak WaGub? Asal kerjaan tetep jalan sie gapapa |
| Al-Amin Nasution (Koruptor) | Lain kali kalo mau korupsi tolong ganti nama dulu y! setidaknya ga pake kata Al-Amin |
| Djoko Santoso & Adang (ITB) | Jangan DO saya dulu ya, Pak. Masih pengen kuliah di ITB |
| Megawati S P | Kalo pake jilbab gw dukung dah jadi wapres nya HNW |
| Prabowo S | Semangat pak bantu petani, nelayan, & pedagang pasar tradisional. Hidup Gerinda! |
| Aburizal Bakrie | Sejak kasus dengan Tempo jadi jarang keliatan Pak. Tolong bantu segera selesein masalah Lapindo ya! |
| Musholli (Dirut PPSDMS) | Awak dukung jadi Caleg, Bos! Hehe |
| Barack Husein Obama | Gimana nie Mr. Black in White House? Jangan dukung Israel atuh |
| Pemimpin HAMAS (ga tau namanya) | Hajar aja tuh Israel! Allahu Akbar |
| Pemimpin Hizbullah (ga tau namanya) | Bantuin HAMAS hajar Israel! |
| Zaskia Adya Mecca | Kalo malu-malu sama Hanung mending sama saya aja |
| Sekjen PBB (ga tau juga namanya) | Israel mah hajar aja. Bales dendam tuh atas relawan yg mati. |
| Budi Rahardjo (blogger) | ngeBlog terussss,,,, asikk,,,,, |
| Fadjroel Rahman | Kalo Megawati ga pake jilbab, ente yg ane dukung jadi cawapres |
| Dani Setiawan (ketua FSLDK) | FSLDK masih kurang greget nih, bro! ente semangatin y! |
| Matt | WordPress ada fitur baru apa lagi nih? Awak tunggu ya,,, |
| Imam Samudra | Ente di surga atw di neraka nih? |
| Pemimpin negeri arab & timur tengah (ga tau namanya) | Ayo bantu Palestina hajar Israel! Jangan mikirin dunia mlulu! |
| Mama Lauren | UNREG <spasi> MAMA |
| Budi Anduk | Si Budi dari gua hantu? Pendekar dong lo? |
| Abdullah Gymnastiar | Ehm,,,ehm,,, anak kedua bagaimana kabarnya A’? |
| Pembaca blog ini | Kasih komen donk,,, |

Pesan saya kepada tokoh negeri ini & tokoh internasional [part 1]
January 10th, 2009 — Islam, Politik
<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Cambria Math”; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Tahoma; panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:1627400839 -2147483648 8 0 66047 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:”"; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:”Calibri”,”sans-serif”; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 {size:595.3pt 841.9pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:35.4pt; mso-footer-margin:35.4pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Pesan saya kepada para tokoh negeri ini & tokoh internasional [part 1]:
|
Susilo Bambang Yudhoyono |
Semangat pak berantas korupsi! Terus tingkatkan prestasinya mumpung masih jadi RI-1. Ga usah mikirin pilpres dulu, luruskan niat ketika bekerja. |
|
Jusuf Kalla |
Kerja yang bagus pak JK. Selama masih jabat ga perlu terlalu ngurusi partai dulu |
|
Hidayat Nur Wahid |
Tolong abseni & catet para anggota DPR yg males sidang. Biz itu posting aja di blog anda! |
|
Ariel Peterpan & Luna Maya |
Jadian nie? Cie ciee |
|
Din Syamsudin |
Semangat pak dukung perjuangan Palestina. Luruskan niat juga antara politik dengan agama |
|
Abdurrahman Wahid (GusDur) |
Saya doakan cepat mati ya Pak. Biar ga nambah dosa lagi! Dah kebanyakan tuh,, |
|
B J Habibie |
Lagi dimana pak? Jarang keliatan. Awak rindu nih,,, |
|
Anis Matta (Sekjen PKS) |
Lain kali jangan bikin iklan Suharto lagi ya! Ente hampir memecah belah partai sendiri tuh. |
|
Dede Yusuf |
Masih sering nongol di TV nih pak WaGub? Asal kerjaan tetep jalan sie gapapa |
|
Al-Amin Nasution (Koruptor) |
Lain kali kalo mau korupsi tolong ganti nama dulu y! setidaknya ga pake kata Al-Amin |
|
Djoko Santoso & Adang (ITB) |
Jangan DO saya dulu ya, Pak. Masih pengen kuliah di ITB |
|
Megawati S P |
Kalo pake jilbab gw dukung dah jadi wapres nya HNW |
|
Prabowo S |
Semangat pak bantu petani, nelayan, & pedagang pasar tradisional. Hidup Gerinda! |
|
Aburizal Bakrie |
Sejak kasus dengan Tempo jadi jarang keliatan Pak. Tolong bantu segera selesein masalah Lapindo ya! |
|
Musholli (Dirut PPSDMS) |
Awak dukung jadi Caleg, Bos! Hehe |
|
Barack Husein Obama |
Gimana nie Mr. Black in White House? Jangan dukung Israel atuh |
|
Pemimpin HAMAS (ga tau namanya) |
Hajar aja tuh Israel! Allahu Akbar |
|
Pemimpin Hizbullah (ga tau namanya) |
Bantuin HAMAS hajar Israel! |
|
Zaskia Adya Mecca |
Kalo malu-malu sama Hanung mending sama saya aja |
|
Sekjen PBB (ga tau juga namanya) |
Israel mah hajar aja. Bales dendam tuh atas relawan yg mati. |
|
Budi Rahardjo (blogger) |
ngeBlog terussss,,,, asikk,,,,, |
|
Fadjroel Rahman |
Kalo Megawati ga pake jilbab, ente yg ane dukung jadi cawapres |
|
Dani Setiawan (ketua FSLDK) |
FSLDK masih kurang greget nih, bro! ente semangatin y! |
|
Matt |
WordPress ada fitur baru apa lagi nih? Awak tunggu ya,,, |
|
Imam Samudra |
Ente di surga atw di neraka nih? |
|
Pemimpin negeri arab & timur tengah (ga tau namanya) |
Ayo bantu Palestina hajar Israel! Jangan mikirin dunia mlulu! |
|
Mama Lauren |
UNREG <spasi> MAMA |
|
Budi Anduk |
Si Budi dari gua hantu? Pendekar dong lo? |
|
Abdullah Gymnastiar |
Ehm,,,ehm,,, anak kedua bagaimana kabarnya A’? |
|
Pembaca blog ini |
Kasih komen donk,,, |
Surabaya Dulu, Gaza Sekarang
January 8th, 2009 — Islam
*Alhamdulillah, sudah dapat izin dari si Empunya tulisan
Surabaya Dulu, Gaza Sekarang
Oleh Shofwan Al-Banna Choiruzzad
Surabaya, 1945 Langit gelap. Bukan oleh awan yang hendak menurunkan
hujan. Angkasa dipenuhi pesawat sekutu yang bergemuruh. Di dalamnya,
para serdadu masih menyisakan keangkuhan. Mereka baru saja
menghancurkan pasukan Jepang di Front Pasifik. Dari langit, mereka
menebar ancaman: “menyerah, atau hancur”.
Beberapa pekan sebelumnya, pengibaran bendera Belanda memicu amarah
para perindu kemerdekaan. Seorang pejuang mencabik warna biru dari
bendera Belanda di Tunjungan, menggemakan pesan bahwa negeri ini tak
rela kembali dijajah. Tentara sekutu menjawab dengan salakan senapan,
bersembunyi di balik alasan “memulihkan perdamaian dan ketertiban”.
Jiwa-jiwa merdeka itu berontak. Brigadier Jenderal Mallaby, pimpinan
tentara Inggris di Surabaya, terbunuh. Sekutu murka.
Rakyat gelisah. Surabaya telah lama dikenal sebagai salah satu pusat
perlawanan. Laskar-laskar dari berbagai pesantren dan daerah banyak
yang menjadikan kota ini sebagai markas. Di kota ini pulalah,
Cokroaminoto dan Soekarno muda mendiskusikan cita-cita kemerdekaan.
Suara dari lelaki kurus itu menghapus semua keraguan.
“Saudara-saudara rakyat Surabaya.
Bersiaplah! Keadaan genting.
Tetapi saya peringatkan sekali lagi.
Jangan mulai menembak.
Baru kalau kita ditembak.
Maka kita akan ganti menyerang mereka itu.
Kita tunjukkan bahwa kita itu adalah orang yang benar-benar ingin
merdeka.
Dan untuk kita saudara-saudara.
Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka.
Semboyan kita tetap.
Merdeka atau mati.
Dan kita yakin, Saudara-saudara.
Akhirnya, pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita.
Sebab Allah selalu berada di pihak yang benar.
Percayalah Saudara-saudara!
Tuhan akan melindungi kita sekalian.
Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!
Merdeka!”
Peristiwa 10 November 1945 di Surabaya itu akan terus dikenang
sebagai tonggak kemerdekaan Indonesia. Semua yang mengaku mencintai
negeri ini tidak layak untuk menjadikan peristiwa itu berdebu di
pojokan sejarah.
***
Gaza, peralihan tahun 2008-2009
Kota padat berpenduduk sekitar 1,5 juta orang –mayoritas pengungsi
akibat pengusiran biadab Israel sejak tahun 1948, 1967, dan ekspansi
ilegal pemukiman yahudi yang tak pernah menghormati perjanjian yang
dibuatnya sendiri- itu mencekam. Sejak 27 Desember 2008, pesawat-
pesawat Israel yang dilengkapi dengan bom-bom terbaru kiriman
Washington membombardir kota ini. Ehud Barak, Menteri Pertahanan
Israel, menyatakan bahwa operasi berjudul “Cast Lead” ini akan
memakan waktu lama. Hingga hari ini, 510 orang telah meninggal dunia
dan ribuan luka-luka. Tidak ada jurnalis diizinkan masuk. Bantuan
medis pun kesulitan.
Demonstrasi bergolak dari Jakarta sampai Eropa. Dari Jordania hingga
Amerika. Posko bantuan dibuka di mana-mana, meskipun masih sangat
kurang dibandingkan kebutuhan penduduk Gaza.
***
Hati saya sakit saat ada yang berkata: “Ngapain kita ngurusin
Palestina, wong negeri kita saja masih amburadul”.
Semoga kita tidak melupakan sejarah bahwa Al-Hajj Amin Al Husaini,
Mufti Palestina, adalah orang pertama yang menyiarkan kemerdekaan
Indonesia di radio internasional.
Alasan yang sepintas terlihat nasionalis ini adalah pengkhianatan
kejam pada nasionalisme Indonesia itu sendiri. Preambule Undang-
undang Dasar 1945 mendeklarasikan dengan jelas perlawanan pada segala
bentuk penjajahan. Soekarno dan Hatta berkali-kali menandaskan bahwa
nasionalisme Indonesia tumbuh di taman kemanusiaan. “Jangan pikirkan
hal lain kecuali Indonesia” adalah logika yang menghina
keindonesiaan.
Hati saya lebih sakit lagi saat ada yang mengatakan “Itu kan salah
HAMAS sendiri yang tidak mau damai dan menembakkan roket! Media di
Indonesia terlalu berpihak pada Palestina, nih…gak berimbang!”
Lalu, yang berimbang itu seperti apa? Seperti media massa Barat yang
lebih menyalahkan HAMAS, menyiarkan propaganda Israel bahwa serangan
ini adalah respon dari tindakan HAMAS menyerang Israel, menyalahkan
sikap HAMAS yang memutus gencatan senjata? Sepertinya kita harus
menelaah peringatan Finkelstein, seorang ilmuwan Yahudi, dalam
bukunya Beyond Chutzpah: On the Misuse of Anti-Semitism and Abuse of
History dan Image and Reality of Israel-Palestinian Conflict. Sejarah
telah dibajak untuk tidak pernah mengkritisi Israel dan media massa
pun tidak bebas dari pembajakan ini. Untuk melihat bias media barat
dalam isu Palestina, silakan buka www.ifamericansknew .org .
Bahkan, menurut saya, media di Indonesia masih terlalu berpihak pada
Israel.. Tidak ada yang menyebutkan fakta bahwa pemutusan gencatan
bersenjata oleh HAMAS itu didahului oleh surat protes gerakan
perlawanan itu atas terbunuhnya 4 orang petani di Gaza oleh tentara
Israel. Tidak ada yang mengingatkan bahwa Israel terus melanggar
perjanjian damai yang disepakatinya sendiri dengan membiarkan
pemukiman ilegal terus tumbuh. Kita juga tak boleh lupa dengan tembok
pemisah apartheid Israel yang memutus akses rakyat Palestina pada
kebutuhan vital kehidupan. Belum lagi blokade Gaza yang lebih kejam
dari Blokade Berlin pada masa Perang Dingin.
“Itu kan salah HAMAS sendiri yang tidak mau damai…”
Sampaikan pernyataan itu pada Bung Tomo dan para pendiri negeri ini.
Alhamdulillah, para pendiri negeri ini menolak iming-iming perdamaian
palsu di bawah ketiak Ratu Belanda. Soekarno bahkan menantang: “Ini
dadaku, mana dadamu!”
Kalau kita menggunakan logika yang sama, berarti kita mendukung
Agresi Militer Belanda pada tahun 1948. “Itu kan salah para pejuang
kemerdekaan Indonesia yang tidak mau damai!”
Tidak banyak yang mengingatkan bahwa Israel berdiri dengan berkubang
darah pembersihan etnis yang menghalalkan pembantaian dan pengusiran
terhadap penduduk asli Palestina (Ilan Pappe: The Ethnic Cleansing of
Palestine ). Komunitas Yahudi yang hidup dalam perdamaian di bawah
Khilafah Utsmaniyah tiba-tiba dikejutkan oleh kedatangan saudara-
saudara mereka yang mengungsi dari kebiadaban Eropa dan membawa ide
rasis radikal untuk mendirikan Israel (Amy Dockser Marcus, Jerusalem
1913). Bayangkan, komunitas yahudi saat itu yang sekecil komunitas
muslim di Swedia saat ini tiba-tiba menuntut Negara sendiri dengan
luas wilayah yang melebihi luas wilayah penduduk aslinya. Kalau
muslim di Swedia tiba-tiba menuntut mendirikan Negara Islam, mereka
pasti segera dicokok dan dilabeli teroris.
Memori pembantaian ini dihapus dari sejarah dunia dan dari kesadaran
rakyat Israel. Pada saat yang bersamaan, kenangan pahit ini terus
hidup di antara rakyat Palestina. Maka, sangat sulit bagi orang
Palestina untuk menerima perdamaian yang tidak pernah berpihak pada
mereka, lha wong keberadaan Israel saja tidak legal! Wajar jika
popularitas HAMAS semakin lama justru semakin meningkat. Indonesia
saat itu tegas tidak mengakui Israel karena melihat fakta ini.
Sayang, kini banyak yang sudah lupa. Banyak yang terjebak dalam
narasi fiktif “Israel yang cinta damai terancam keberadaannya oleh
HAMAS yang ekstrimis yang tidak mau damai”.
Kalaupun kita harus menerima fakta bahwa berdasarkan hukum rimba
Israel itu eksis, tidak berarti bahwa kita berhak menyalahkan mereka
yang menghendaki perdamaian sejati yang lahir dari kemerdekaan. Saya
mendukung proses perdamaian, tapi harus dengan dialog yang adil dan
terbuka yang melibatkan HAMAS sebagai kekuatan riil di Timur Tengah.
Tidak sekedar perjanjian sepihak yang dibuat AS dan Israel lalu
dipaksakan pada Palestina.
Kemanusiaan. Keindonesiaan. Islam. Ketiganya memaksa saya berpihak
pada yang lemah dan tertindas.
“If you stand for nothing, you will fall for anything”
Malcolm X
~Tulisan ini aslinya dapat dari milis PPSDMS. Ternyata, setelah cari sana-sini, saya nemu blog-nya Mas Sofwan dan tulisan itu dipublikasikan di sana.

Menangis karenanya..
December 28th, 2008 — Islam
LPJ akhir fsldk gamais ITB 0708
November 30th, 2008 — Islam
Alhamdulillah. Segala puji & syukur bagi Allah SWT yang telah memberikan kita berbagai kenikmatan. Salah satunya dengan nikmatnya mengemban amanah dan nikmatnya saat amanah itu terlepas.
Teringat getaran di hati ketika menerima amanah ini 1,5 tahun lalu. Subhanallah, tak terasa ternyata sudah berlalu kesempatan yang diberikan hingga kemarin (Ahad, 30 Nop 08), berakhirlah sudah kepengurusan Gamais 2007/2008. Dengan diberikan IP sebesar 3,8 oleh majelis syuro. Sungguh merupakan hasil yang baik, mengingat saya pun tak pernah mendapatkan nilai di atas itu selama masa perkuliahan
.
Tentunya masih banyak PR yang belum dikerjakan di fsldk. Jutaan harapan mewujudkan Indonesia yang lebih baik tak akan lenyap begitu saja seusainya amanah ini, namun cahayanya akan terus bergulir di kepengurusan berikutnya. Memang seperti itulah pada hakikatnya dakwah ini. Tak akan pernah puas akan apa yang telah dilakukan, hingga terus memacu kita untuk terus memperbaiki diri dan terus melakukan yang terbaik.
Sekarang, yang terpikir hanyalah campuran antara rasa sedih dan senang atas apa yang telah terjadi selama 568 hari kemarin. Terima kasih atas kepercayaan antum semua; kepala gamais, sahabat-sahabat fsldk, kawan-kawan BPH, dan kader Gamais lainnya. Terima kasih atas segala kenangan indah yang tak akan pernah terlupakan ini. Sebuah amanah yang benar-benar membuat diri ini merasa menjadi lebih kuat. Semoga bisa dipertanggungjawabkan dan menjadi pemberat amalan baik di yaumil hisab kelak.
Dhimas Lazuardi Noer,
Kepala Departemen fsldk Gamais ITB (Mei 2007 - Nopember 200

berakhirnya Gamais 0708
November 30th, 2008 — Islam
Satu setengah tahun, atau 568 hari, atau 13632 jam, atau 817920 menit, atau 49075200 detik telah berlalu. Kepengurusan keluarga mahasiswa Islam ITB 2007/2008 berakhir pada hari ini, ahad, 30 Nopember 2008.
Selamat kepada:
Gamma Andhika Perdana, MS’05
sebagai Ketua Majelis Syuro gamais 0809
serta,
Panji Prabowo FT’06
sebagai kepala keluarga mahasiswa islam ITB periode 2008/2009
beserta jajaran Penguin (Pengurus Inti) gamais 0809 lainnya : Gesa, Adi, Fatima, & Rosi (ka Annisa)
Alhamdulillahirabbil alamin.
Moga bisa menjadi lebih baik dibanding yang lalu
Posted in FSLDK, info, islam, kampus Tagged: gamais
Di Balik sebuah Undangan
November 22nd, 2008 — Islam
Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Warnanya biru. Tertulis “Anis & Kusno”, catatan kakinya “QS Ar Rum:21″. Yup, apalagi kalau bukan undangan pernikahan. Jangan salah sangka dulu. Saya tidak belum berencana menulis tutorial “Tahap-tahap Melaksanakan Pernikahan”
.
Undangan itu dari Mba’ Anis, buat saya. Mba’ Anis bukan teman main gundu saat saya kecil. Bukan juga teman sekelas waktu SMA. Singkat cerita, saya bukan siapa-siapanya Mba’ Anis. Kami saling kenal hanya karena saya sering numpang makan gratis di warungnya.
Bagi saya, ini undangan bukan sembarang undangan. Mba’ Anis sudi mengundang saya, si bukan siapa-siapa, ke acara yang sangat istimewa bagi dia. She acknowledges my existence. Itu yang membuat undangan ini istimewa.
Nah, sesuai didikan Rosulullah Muhammad SAW, tentang hak seorang muslim terhadap muslim lainnya, maka saya penuhi undangan. Saya datang dengan penampilan terbaik, pakaian rapi, se-elegan mungkin, bukan hanya untuk menghormati diri saya sendiri di depan para tamu lainnya, tapi juga untuk menghormati orang yang mau mengakui keberadaan saya. Pokoknya hari itu saya ganteng banget deh (tidak jauh beda dari biasanya kok
).
Karena dalam kaidah orang Jawa makan sambil bicara itu tidak sopan, maka saya tidak membuka pembicaraan dengan tamu lain saat kami menyantap berbagai menu prasmanan. Iseng-iseng daripada makan sambil bengong, mending makan sambil mikir. Mencoba mengingat apa saja hak seorang muslim terhadap muslim lainnya dan kenapa itu dijadikan hak.
Hak seorang muslim terhadap muslim lainnya ada 6 (saya lupa kalimat asli hadistnya):
1. Kalau bertemu, berilah salam.
2. Kalau diundang, ya datanglah.
3. Kalau dimintai nasihat, beri nasihat yang baik.
4. Kalau mendengar seorang muslim bersin lantas dia memuji Allah, maka kita mendo’akannya.
5. Kalau saudara kita sakit, kita jenguk.
6. Kalau ada yang meninggal, kita ikut mengantar jenazahnya.
Hadist ini riwayatkan oleh Imam Turmudzi (kadang disebut Tirmidzi atau Turmidzi) dan Imam Muslim (ada yang tahu kalimat aslinya? Please…)
Mengapa dijadikan hak?
Iseng-iseng lagi, saya mikir mengapa 6 hal itu dijadikan hak? Setelah berpikir keras (sambil makan prasmanan
), alhamdulillah nemu salah satu jawaban. Ternyata simpel. Dengan 6 poin tadi, Rosulullah SAW mengajarkan pada kita untuk menghargai keberadaan orang lain. Ilmu yang simpel dengan nilai hikmah yang luar biasa
.
Kalau ketemu disapa dan diberi salam, kalau sakit dijenguk, kalau diundang datang, kalau bersin dido’akan adalah bentuk bahwa kita mengakui keberadaan orang lain. Mengakui bahwa mereka ada. Mengakui bahwa mereka punya peran penting bagi kita.
Bahkan setelah meninggal pun, kita diajari untuk menghormati keberadaan si jenazah. Dianggap ada itu nikmat yang luar biasa bukan? Dan dianggap tidak ada itu jauh lebih sakit daripada dibenci, betul?
Sungguh nilai yang luar biasa besar yang terkandung dalam hadist yang sederhana. Memang ilmu Allah itu ada di mana-mana. Di balik undangan pernikahan pun ada. Sampai-sampai tinta sebanyak 7 lautan pun tidak akan cukup menuliskan ilmu Allah yang penuh hikmah.
Nah, kalau begitu, ayo kita rame-rame “acknowledge every body’e existence”. Hargai keberadaan mereka dan tunjukkan kalau setiap orang penting bagi kita
. Mari kita laksanakan 6 hak saudara kita terhadap diri kita
.

Presiden Baru MITI ITB
November 15th, 2008 — Islam
Setelah perjuangan satu tahun lebih kepengurusan Luqman sebagai presiden Mahasiswa Islam Teknik Industri (MITI) ITB, pada hari ini (15 Nopember 2008), telah terpilih Presiden MITI yg baru:
Budianto Ajie Nugroho
Teknik Industri ITB 2006
Presiden MITI 2008/2009
Moga dapat menjalankan amanahnya dengan baik. amin,,,,,
Posted in info, islam, kampus, teknik industri Tagged: gamais, MITI, teknik industri

Membangun Jaringan & Berdakwah di Dunia Maya
November 9th, 2008 — Islam, Teknologi
Hmm,, hari ini ngisi training membangun jaringan & dakwah dunia maya bwt sektor eXternal GIT. Emang nie cucok banga (ne mulutnya lagi belepotan kali y?
) bwt kader2 FSLDK & tim external di LDK. Moga bisa bermanfaat juga bagi yg lain. Bwt temen2 dari LDK lain kalo bisa juga manfaatin internet yah!
Sok atuh bwt yg mau ngunduh materinya:
full file (power point + contoh sites) dalam .rar (11Mb)http://www.ziddu.com/download/2620606/e-LDK.rar.html
atw kalo mau pptx nya aja ikutin link ini :
e-LDK.pptx (member karenakitakeluarga only)
http://www.ziddu.com/download/2620731/ppte-LDK.rar.html

Kabar Indonesiaku Hari Ini
May 2nd, 2008 — Islam
Rasa kecewa dan prihatin mungkin itu merupakan apresiasi yang banyak diungkapkan oleh masyarakat Indonesia sekarang-sekarang ini dalam kurun waktu 10 tahun ke belakang paling tidak. Seiring berjalannya gelombang reformasi yang dahulu semarak didengungkan di seluruh penjuru daerah tanah air kita, sampai saat ini belum ada perubahan yang signifikan yang bisa dirasakan masyarakat Indonesia secara kasat mata maupun di dalam benak sekalipun.
Berbeda sekali dengan Negara-negara tetangga kita baik dia Asia Tenggara atau di Negara-negara yang sama dengan kita mengalami hantaman ekonomi yang sangat dahsyat saat krisis moneter melanda berbagai Negara di dunia. Perubahan kearah yang semakin baik terlihat dari Negara-negara tersebut, entah karena Negara ini belum siap bangkit secara infrastruktur atau masyarakat kita belum mampu bersama-sama membangun kembali negeri ini atau yang lebih parah lagi pemimpin bangsa ini dan kelompok-kelompok tertentunya tidak menginginkan Indonesia bangkit kembali dan menjadi negara maju.
Indikasi mudahnya sangat bisa terlihat dari semakin komplikasinya masalah-masalah yang saat ini dihadapi negeri zamrud khatulistiwa ini, ditambah ruwetnya lagi masalah tersebut hamper terdapat di semua sendi kehidupan. Mulai dari permasalahan hidup rakyat kecil yang semakin tercekik karena harga BBM naik sampai kepada pemimpin-pemimpinnya yang malah asyik berebut kekuasaan pada pemilu 2009 besok. Ditambah serunya lagi perebutan kekuasaan itu melibatkan perseteruan sebuah keluarga yang memberikan penilaian publik bahwa rasa kekeluargaan di Indonesia bisa dikalahkan dengan keinginan duduk di tampuk kekuasaan bangsa ini.
Kabar sebuah negeri bernama Indonesia ini ibaratnya orang sakit bukannya lebih baik dari hari ke hari malah terlihat semakin parah perkembangannya. Baru-baru ini masalah BBM hamper saja bias memecah belah rakyat Indonesia yang lebih mirisnya lagi para penguasa negeri ini sengaja mengadu domba rakyatnya supaya bertengkar satu sama lain. Nasib rakyat yang sudah susah sebelum naiknya harag BBM diperkeruh lagi dengan keputusan pemerintah menaikkan harga BBM tanggal 23 Mei kemarin dengan dalih menyelamatkan APBN yang akan colaps kalau BBM tidak naik. Cara yang diambil untuk membantu rakyat pun adalah bantuan yang tidak mendidik rakyatnya menjadi mandiri yang dinamakan BLT. Kebijakan ini hanya menjadikan rakyat Indonesia terbiasa dengan budaya meminta-minta. Banyak warga melakukan demonstrasi menolak kebijakan pemerintah ini, namun pemerintah terkesan tidak menggubrisnya dan justru memberikan arahan kepada masyarakat yang menerima BLT tersebut menentang masyarakat lain yang berdemo. Pernyataan ini dilontarkan oleh bapak wapres kita Jusuf Kalla yang sepertinya senang jika masyarakatnya saling bertengkar satu sama lain.
Selain itu pemerintah sangat jelas terlihat tidak tegas bersikap ketika dihadapi ksausu Ahmadiyah kemarin yang bersumber dari insiden monas kemarin. SKB 3 menteri yang dikeluarkan beberapa waktu yang lalu dinilai masih memberikan ruang bagi Ahmadiyah untuk tetap berada tenang di Indonesia. Padahal sudah jelas bagi kita semua bahwa Ahmadiyah mencoreng nama islam jika memang dia masih mengaku bagian dari umat islam yang nyata dia lakukan di negeri Indonesia yang notabenenya negeri kaum muslimin terbesar di dunia.
Di sisi lain maraknya pilkada di berbagai daerah di Nusantara semakin menambah kesan bahwa hari ini semakin banyak kelompok-kelompok dan elemen-elemen yang senang berebut kekuasaan. Pilkada hanya dijadikan ajang jual dan obral janji kepeda masyarakat yang memang masih sangat rendah dari segi pendidikan dan aspek “ melek “ politiknya. Jika tujuannya untuk memimpin dan melayani bangsa ini ke arah yang lebih baik tidak jadi soal dan memang di dukung oleh orang-orang yang bersih dan peduli pada masalah-masalah yang dihadapi rakyatnya.
Ditambah dengan masalah pemberantasan korupsi yang tidak sempurna dalam masa kepemimpinan SBY-JK menambah daftar hitam kinerja pemerintah dalam memberikan kesejahteraan kapada rakyatnya. Walaupun akhir-akhir ini semakin marak pihak-pihak yang tertangkap dan terjerat kasus pidana korupsi tetapi tidak diimbangi dengan pemberian hukuman yang sesuai yang menjadikan masyarakat benar-benar menjahi korupsi. Diperkeruh dengan oknum-oknum peradilan baik jaksa, hakim dan bahkan kepolisian yang justru ikut bermain disana bukannya memainkan peran menciptakan hukum Indonesia yang adil dan tegas tanpa pandang bulu serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang memang sudah seharusnya pihak-pihak tersebut lah yang melaksanakannya dan karena mereka semua ada dan dibentuk.
Kita jangan dahulu melihat permainan pihak asing di Negara kita ini, karena sudah pasti penguasa negeri ini belum mampu terlepas dari permainan konspirasi bangsa asing. Mereka benar-benar seakan terlihat seperti antek-antek dan boneka-boneka Amerika yang ingin seenaknya mengeruk semua harta kekayaan negeri kita. Untuk masalah ini seharusnya pemimpin kitalah yang bergerak di depan menyelamatkan bangsa ini bukan malah mempersilahkan dan seperti memberikan jalan kepada mereka.
Karena banyaknya permasalahan yang sedang dihadapi bangsa ini jangan menjadikan kita sebagai elemen didalamnya tidak memberikan solusi baik diminta ataupun tidak. Sangatlah sederhana sebenarnya solusi yang bisa kita perbuat, yaitu masing-masing dari kita rakyat Indonesia harus tahu apa dan bagaimana peran yang semestinya kita ambil untuk menjadi bagian dari jawaban atas masalah-masalah kita hari ini. Sebanyak apapun masalah yang sedang dilanda bangsa ini jika masing-masing masyarakatnya memberikan dan melaksanakan solusi yang menurutnya efektif maka bisa jadi satu per satu masalah Indonesia bias perlahan-lahan teratasi.
Yang paling penting sebenarnya adalah kesadaran masing-masing elemen, komunitas, kelompok dan lain sebagainya di dalam negeri ini sadar dan bersedia bangkit bersama-sama membuat bangsa ini kembali bangkit dan bisa bertahan dari gangguan manapun baik pihak internal ataupun eksternal sekalipun yang menginginkan Indonesia selalau terpuruk. Jika kesadaran ini sudah ada di setiap diri masing-masing warga Indonesia maka kita tinggal menghitung variable waktunya saja kapan Indonesia bisa kembali berperan dan bersuara di dunia Internasional. Kabar yang dimiliki bangsa Indonesia akan menjadi optimis kembali untuk maju berperang dengan bangsa manapun sambil perlahan-lahan memajukan nasib rakyatnya.
Keharmonisan semua pihak baik eksekutif, legislative, dan yudikatif sebenarnya menjadi salahsatu kunci gembok agar Indonesia bisa keluar dari masalah yang sedang dihadapi saat ini. Simple sebenarnya untuk menciptaka hal ini. Masing-masing menjalankan perannya yang sudah ada dan tidak menggangu dan justru seharusnya mendukung agar gerakan yang ada pun tertuju pada arah vector yang sama. Rakyat akan mencontoh pemimpinnya dalam bersikap, jika pemimpinnya tidak dewasa dan hanya lebih mementingkan dirinya dan golongannya maka itulah representasi sikap rakyat Indonesia berperilaku dan menyelesaikan masalahnya.
Dan tugas terberat kita semua adalah menjaga keharmonisan tersebut menciptakannya kembali jika memang dirasa hal itu sudah tidak ada, dengan begitu maka kesempatan dan harapan Indonesia bisa berubah kea rah yang positif akan tetap ada dan terbuka lebar.

Beberapa Lirik Nasyid-ku (2nd Ed)
February 10th, 2008 — Islam
Gerakan Dakwah Mahasiswa sebagai Salah Satu Pilar Bangkitnya Peradaban Islam
February 10th, 2008 — Islam
